Menjelang kenaikan harga bbm

Harga Kebutuhan Pokok Naik Hampir Merata

Kompas.com - 16/03/2012, 14:26 WIB

SAMARINDA, KOMPAS- Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, harga berbagai kebutuhan pokok di Samarinda, Kalimantan Timur, sudah naik hampir merata. Para pedagang di Pasar Segiri, Jumat (16/3/2012), bahkan mengaku khawatir jika harga akan terus naik.

Harga beras kualitas sedang misalnya, naik dari Rp 8.500 menjadi Rp 8.800 per kilogram. Beras kualitas baik juga naik dari Rp 9.500 menjadi Rp 9.700 per kg.

Harga telur ayam naik dari Rp 14.000 menjadi Rp 14.500 per kg. Gula pasir naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 11.000 per kg, minyak goreng curah naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 10.500 per kg.

Kacang tanah naik dari Rp 15.500 menjadi Rp 16.000 per kg. Bawang merah naik dari Rp 9.000 menjadi Rp 9.500 per kg. Bawang putih dari Rp 10.000 menjadi Rp 10.500 per kg.

"Dari Kamis kemarin naiknya. Hampir semua sembako naik harganya," ujar Nunung (49), salah satu pedagang di Pasar Segiri.

Para pedagang khawatir harga akan terus naik hingga pascakenaikan harga BBM bersubsidi. "Soalnya biaya angkutan juga pasti naik. Sedangkan barang ini diangkut dari Jawa dan Sulawesi," ucap Nunung.

Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail mengatakan, Pemkot Samarinda akan rapat membahas dampak kenaikan harga BBM terutama terhadap harga kebutuhan pokok dan tarif angkutan kota. Pemkot akan memastikan stok kebutuhan pokok tetap tersedia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau