SAMARINDA, KOMPAS- Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, harga berbagai kebutuhan pokok di Samarinda, Kalimantan Timur, sudah naik hampir merata. Para pedagang di Pasar Segiri, Jumat (16/3/2012), bahkan mengaku khawatir jika harga akan terus naik.
Harga beras kualitas sedang misalnya, naik dari Rp 8.500 menjadi Rp 8.800 per kilogram. Beras kualitas baik juga naik dari Rp 9.500 menjadi Rp 9.700 per kg.
Harga telur ayam naik dari Rp 14.000 menjadi Rp 14.500 per kg. Gula pasir naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 11.000 per kg, minyak goreng curah naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 10.500 per kg.
Kacang tanah naik dari Rp 15.500 menjadi Rp 16.000 per kg. Bawang merah naik dari Rp 9.000 menjadi Rp 9.500 per kg. Bawang putih dari Rp 10.000 menjadi Rp 10.500 per kg.
"Dari Kamis kemarin naiknya. Hampir semua sembako naik harganya," ujar Nunung (49), salah satu pedagang di Pasar Segiri.
Para pedagang khawatir harga akan terus naik hingga pascakenaikan harga BBM bersubsidi. "Soalnya biaya angkutan juga pasti naik. Sedangkan barang ini diangkut dari Jawa dan Sulawesi," ucap Nunung.
Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail mengatakan, Pemkot Samarinda akan rapat membahas dampak kenaikan harga BBM terutama terhadap harga kebutuhan pokok dan tarif angkutan kota. Pemkot akan memastikan stok kebutuhan pokok tetap tersedia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang