Piala eropa

Operasi Cangkok Hati, Abidal Absen Bela Perancis

Kompas.com - 17/03/2012, 03:41 WIB

MADRID, JUMAT - Bek Eric Abidal (32 tahun) bakal absen di sisa musim ini, termasuk absen memperkuat tim Perancis di Piala Eropa 2012, karena harus menjalani operasi pencangkokan hati, beberapa pekan ke depan. Rencana operasi pencangkokan hati Abidal itu diumumkan Barcelona, Kamis (15/3).

”Dalam beberapa pekan ke depan, sang pemain (Abidal) bakal menjalani pencangkokan hati,” demikian pengumuman Barcelona dalam situsnya (www.fcbarcelona.com). ”Pencangkokan hati itu pilihan yang telah disebutkan sejak ia menjalani perawatan setahun yang lalu.”

Barcelona tidak menyebutkan berapa lama Abidal bakal absen dari sepak bola. Namun, menurut National Health Service (NHS) Inggris, pemulihan dari operasi pencangkokan butuh waktu hingga enam bulan, selain tidak tertutup kemungkinan terjadinya penolakan tubuh atas organ hati baru yang dicangkokkan.

Menurut Kepala Organisasi Transplantasi Organ Tubuh di Spanyol Rafael Matesanz, setelah menjalani pencangkokan hati, Abidal diperkirakan bakal sulit untuk aktif kembali di dunia olahraga. ”Jelas bahwa segalanya bakal berjalan bagus dan bahwa dia dapat tampil di olahraga level tinggi, tetapi sepak bola adalah olahraga dengan kontak,” papar Matesanz kepada harian olahraga Spanyol, Marca, Jumat (16/3).

”Salah satu hal, setelah menjalani pencangkokan, Anda harus menghindari trauma dan benturan di area (pencangkokan) itu,” lanjut Matesanz.

Matesanz menyebut Abidal sebagai ”sosok yang kuat, olahragawan elite, dan dia bakal menjalani kehidupan normal. Dan, jelas bahwa dia bisa saja kembali aktif di dunia olahraga”.

Namun, lanjut Matesanz, ”Dia harus menjalani serangkaian tindakan yang penuh hati-hati di sisa hidupnya.” Abidal pernah menjalani operasi pengangkatan tumor hati, Maret tahun lalu, dan kembali memperkuat Barcelona pada final Liga Champions. Tanpa Abidal, bek kiri Barcelona bisa diisi Adriano. Carles Puyol juga bisa main di posisi itu.

Cerita sukses Klasnic

Sebelum kasus Abidal, pemain sepak bola yang menjalani pencangkokan organ tubuh adalah striker Kroasia, Ivan Klasnic. Setelah operasi pencangkokan ginjal itu, striker berusia 32 tahun tersebut dapat kembali aktif di sepak bola hingga hari ini di mana ia berlaga di klub Inggris, Bolton Wanderers.

Klasnic bahkan mampu tampil di Piala Eropa 2008 tidak lama setelah pencangkokan ginjalnya. Ia menjadi pemain pertama yang berlaga di turnamen besar setelah operasi pencangkokan tubuh. Bukan itu saja, Klasnic mencetak gol di babak perpanjangan waktu perempat final melawan Turki (1-1), meski Kroasia kalah dalam adu penalti.

Abidal berposisi pada bek kiri atau bek tengah. Ia tampil penuh membela Perancis saat menang 2-1 atas Jerman dalam uji coba di Bremen, akhir Februari lalu. Tanpa Abidal, Perancis bisa mengandalkan bek Manchester United (MU), Patrice Evra, di bek kiri.(AFP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau