Dana BOS SMA/SMK Rp 10.000

Kompas.com - 17/03/2012, 03:51 WIB

Sukabumi, Kompas - Besaran rintisan dana bantuan operasional sekolah menengah untuk mendukung pendidikan 12 tahun ditetapkan Rp 10.000 per siswa per bulan. Ini dinilai sangat kecil.

Pihak sekolah menengah kejuruan mempertanyakan besaran itu. Apalagi, besaran bantuan operasional sekolah (BOS) disamakan antara SMA dan SMK.

”Kami bukan tak mensyukuri bantuan. Namun, pemerintah semestinya memperhitungkan betul kebutuhan biaya pendidikan tiap sekolah. Pendidikan di SMK itu banyak praktiknya, tak bisa disamakan SMA,” kata Ade Santana, Kepala SMKN 1 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (16/3).

Jumlah siswa sekolah dengan program keahlian kelautan dan pelayaran ini di bawah 400 orang, yang umumnya siswa miskin. Untuk praktik perkapalan saja, dananya Rp 30 juta sekali berlayar untuk bahan bakar kapal.

Menurut Akib Ibrahim, Kepala SMKN 1 Pacet, Kabupaten Cianjur, dana BOS SMA/SMK jangan sampai menutup peluang partisipasi masyarakat mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah. Kucuran dana BOS pemerintah hanya cukup memberi layanan pendidikan minimal.

”Siswa miskin seharusnya disubsidi penuh pemerintah. Siswa lain membayar sesuai kemampuan. Konsekuensinya, sekolah harus bisa mempertanggungjawabkan penggunaan dana masyarakat,” ujar Akib.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, rintisan dana BOS sekolah menengah tahun ini memang kecil. Pemerintah sedang menyiapkan program pendidikan menengah universal. Rencananya, dana BOS SMA/SMK tahun 2013 berkisar Rp 1 juta-Rp 1,5 juta per siswa per tahun.

Bagi sekolah SMK, peningkatan dana BOS senilai Rp 1 juta-Rp 1,5 juta dinilai belum memadai. Besaran bantuan jika diiringi larangan sekolah memungut sumbangan penyelenggaraan pendidikan dinilai justru merugikan siswa dan guru.

”Penghitungan besaran BOS SMA/SMK mesti dibedakan. Kebutuhan minimal siswa SMK yang banyak praktik berkisar Rp 2,5 juta. Pemerintah harus turun langsung ke sekolah agar tahu kebutuhan dana pendidikan sesungguhnya,” kata Kepala SMKN 1 Sukabumi Wahyuto.

Iwan Hermawan, Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia, yang juga Wakil Kepala SMA di Bandung, mengatakan, rintisan BOS untuk sekolah menengah dihitung mulai Januari 2012.

”Nanti akan cair per triwulan. Dari sosialisasi diinformasikan, penyaluran rintisan BOS sekolah menengah mulai April,” kata Iwan. (ELN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau