Jakarta, Kompas -
Pasangan Indonesia itu berhadapan dengan mereka di babak semifinal. Sampai berita ini diturunkan, pertandingan keduanya belum berlangsung. Namun, hasil akhir bukan segalanya. Hal yang lebih penting, mereka mendapat pengalaman tambahan dalam menghadapi pemain Eropa.
Tontowi/Liliyana pernah bertemu dengan pasangan gado-gado ini di babak semifinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2011. Ketika itu, Tontowi/Liliyana yang lebih diunggulkan secara mengejutkan takluk dua gim langsung 16-21, 19-21.
Permainan sergapan cepat di depan net serta penempatan bola yang cermat menjadi keunggulan Bankier yang berdiri di depan pasangannya. Sementara Adcock yang bertubuh jangkung menjadi tukang pukul yang sempurna dalam menyambar bola lop dari pasangan Indonesia.
”Pertemuan dengan Ad-
Jika pasangan Indonesia ini mampu melewati Adcock/Bankier, peluang merebut gelar juara sangat terbuka karena di final akan bertemu dengan pasangan Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, yang mereka bungkam di GP Makau tahun lalu.
Pemain yang diunggulkan di tempat ketiga ini sampai di partai final setelah pada Sabtu kemarin menang atas He Hanbin/Bao Yixin (China) 21-18, 21-14.
Di nomor tunggal putri, pemain nomor tiga dunia asal China, Wang Shixian, melaju ke final setelah mengalahkan andalan Thailand, Ratchanok Inthanon.
Untuk menaklukan juara dunia yunior tiga kali tersebut, Wang Shixian memerlukan waktu sekitar 42 menit. Pada gim pertama, Ratchanok tampil menawan. Dia menggebrak dengan memimpin 14-9.
Namun, dalam posisi tertekan seperti itu, justru Wang Shixian yang tampil kian garang. Dengan permainan yang lebih cermat, Wang meraih lima poin secara beruntun untuk menyamakan kedudukan 14-14. Setelah kejar-mengejar angka sampai kedudukan 16-16, Wang tidak terbendung lagi untuk tancap gas guna meraih kemenangan dengan angka 21-17.
Pada gim kedua, Ratchanok hanya sanggup meladeni permainan Wang sampai angka 10. Setelah itu, Wang sepenuhnya mengontrol permainan dan membuat keunggulan angka yang jauh sekaligus menutup kemenangan dengan 21-15.
Atas hasil ini, Wang memperbaiki rekor pertemuan dengan Ratchanok menjadi 2-1. Satu kekalahan Wang dari Ratchanok terjadi di turnamen Li Ning China Open tahun 2011.
Di ganda putri, pasangan China, Huan Xia/Tang Jinhua, merebut tempat di final setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty, dengan kemenangan dua gim langsung, 21-12, 21-11.