Lkg u-14 2012

Semangat Jelang Paruh Musim

Kompas.com - 18/03/2012, 02:49 WIB

jakarta, kompas - Pemain muda terus menjaga semangatnya menjelang paruh musim Liga Kompas Gramedia U-14 2012. Empat pertandingan tersisa menjelang akhir paruh pertama harus dimanfaatkan untuk mengasah teknik dan kerja sama tim sambil memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Direktur Kompetisi LKG U-14 Dede Supriyadi, Sabtu (17/3), mengatakan, paruh musim ini berakhir setelah memasuki pertandingan ke-15. Selama jeda paruh musim, setiap SSB bersiap diri menghadapi paruh kedua dengan berlatih dan mempersiapkan pemain-pemain baru.

”Komite LKG juga menyiapkan semacam klinik kepelatihan bagi pelatih dan wasit. Perlu ada penyegaran buat semua pihak,” kata Dede.

Beberapa pelatih juga menyarankan kembali semua wasit, asisten wasit, dan hakim garis yang bertugas di LKG U-14 kembali mendapat penyegaran.

Pelatih SSB Kabomania Cecep Jumhana menilai masih ada beberapa kelemahan mendasar, termasuk kecepatan pengambilan keputusan di lapangan.

Pada paruh kedua musim, komite memberikan kebebasan bagi manajemen SSB untuk memasukkan beberapa pemain baru, sesuai batasan kuota pemain, yaitu 25. Manajemen diizinkan untuk memasukkan maksimal lima nama pemain non-SSB untuk membantu performa permainan di lapangan.

Akbar E Beddu, salah satu pelatih yang antusias dengan kebijakan itu, mengakui, timnya memerlukan pasokan pemain baru, terutama di sektor gelandang dan pertahanan. Kedua sektor itu adalah sektor yang paling penting diperbaiki segera.

”Kami menyiapkan beberapa nama. Kami berharap masuknya pemain-pemain baru mengubah permainan tim ini,” katanya.

Musim kompetisi kali ini menjadi sangat berat bagi SSB Putra Melati. Pada musim lalu, SSB Putra Melati sanggup bercokol di papan tengah klasemen. Namun, pada musim ini Putra Melati berada di peringkat ke-15 dari 16 peserta dengan nilai 5.

Tiga tim yang berada di peringkat paling bawah LKG tahun ini adalah SSB Jakarta North City, SSB Putra Melati, dan SSB Tangerang Raya.

Peringkat atas

Di peringkat teratas, Kabomania akan menghadapi tantangan Villa 2000, Rajawali Muda, Bina Taruna, Asiop Apacinti, serta Mandiri Jaya Bogor.

Dede mengatakan, selain menyelenggarakan kompetisi, komite juga bertanggung jawab untuk memperbaiki kualitas permainan para peserta.

Timnya juga senantiasa mengawasi pertandingan di lapangan dan akan membantu mengevaluasi tim agar terjadi perbaikan selama paruh kedua musim. (MHD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau