Kecelakaan

KRL Ekonomi Hantam Tiga Mobil

Kompas.com - 19/03/2012, 03:45 WIB

Depok, Kompas - Kereta rel listrik ekonomi dari Jakarta tujuan Bogor menghantam tiga mobil sekaligus di pelintasan liar Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat.

Tidak ada korban luka atau tewas dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (17/3) malam itu. Semua orang yang berada di mobil lebih cepat keluar sebelum peristiwa naas itu terjadi.

”Kami berada di posisi yang sulit. Mobil kami tidak dapat bergerak maju karena terhalang mobil mogok, sedangkan bergerak mundur tidak mungkin karena kereta sudah dekat. Saya putuskan untuk keluar mobil. Saya minta istri ikut keluar. Kami panik, tetapi syukurlah selamat,” tutur Arif, Minggu, ditemui ketika proses evakuasi kendaraannya berlangsung.

Mobil Arif, Toyota Starlet, hancur dan terlempar sejauh 15 meter. Begitu pun dengan dua mobil lain, Mitsubishi L 300. Semua penumpang yang berada di dalam mobil L 300 juga selamat. Mereka lebih cepat keluar sebelum kereta menabraknya.

Lokasi kecelakaan dikenal warga dengan sebutan pelintasan Arrahmaniah. Pelintasan ini dijaga secara mandiri oleh warga setempat secara bergiliran. Hasan (35), penjaga pelintasan Arrahmaiah, mengatakan, kecelakaan tidak akan terjadi jika dua mobil L 300 tidak mogok. Sementara mobil Toyota Starlet terjebak ketika melintas di tempat tersebut.

”Teman-teman sempat membantu mendorong mobil itu, tetapi tidak sempat,” kata Hasan.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Depok Ajun Komisaris Supriyono mengatakan, peristiwa itu sedang dalam penyelidikan polisi.

Penyelidikan awal dilakukan dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan pemilik mobil. ”Penyelidikan kasus ini di tangan tim Polsek Pancoran Mas,” kata Supriyono.

Bukan pertama terjadi

Kecelakaan di pelintasan kereta, terutama di ruas antara Stasiun Citayam dan Stasiun Depok, ini bukan yang pertama terjadi. Pada 4 November lalu, kereta rel listrik (KRL) menghantam Toyota Kijang di pelintasan Rawa Indah, sekitar 200 meter dari pelintasan Arrahmaniah. Akibat peristiwa itu, mobil terbelah dua, sementara sopir dan keneknya terluka.

Di ruas rel antara Stasiun Citayam dan Stasiun Depok sepanjang 3-4 kilometer paling tidak terdapat enam pelintasan liar. Pelintasan itu menghubungkan Jalan Raya Citayam dengan permukiman di sisi barat rel. Pelintasan itu antara lain di Jalan H Satiri, Jalan Rawa Geni, SMP Ratu Jaya, Gang Kembang, Gang Mesjid Barat, dan Gang Citeng.

(NDY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau