Nasabah Ancam Pidanakan Bakrie Life

Kompas.com - 19/03/2012, 15:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesabaran nasabah Diamond Investa Bakrie Life mulai habis. Mereka memberikan tenggat waktu hingga akhir tahun 2012 untuk melunasi dana milik nasabah. Jika tak kunjung dipenuhi, nasabah berencana membawa masalah ini ke ranah pidana.

Freddy Koesharyono perwakilan nasabah Bakrie Life beranggap, mereka sudah cukup bersabar. "Hitung saja sejak 2009 sampai sekarang kami tak kunjung dilunasi, padahal perjanjian ditandatangani oleh mereka," ujarnya, Senin (19/3/2012) di Bapepam-LK. Karena itu, nasabah meminta agar Bapepam-LK lebih tegas. Alasannya, manajemen Bakrie Life sulit dipercaya.

Hari ini sebanyak 18 orang nasabah Bakrie Life kembali mengadu ke Bapepam-LK. Mereka diterima oleh Akhmad dari Biro Perasuransian Bapepam-LK. Nasabah menuntut Bapepam-LK lebih tegas menghadapi grup Bakrie. Menurut Lie Hendy, salah seorang nasabah Bakrie Life yang ikut pertemuan, mereka dijanjikan pertemuan dengan direksi Bakrie Life pada Rabu (21/3/2012). "Mudah-mudahan benar-benar datang dari mereka," harap Lie.

Sebagai tambahan, dari total kewajiban Rp 270 miliar yang harus dibayar Bakrie Life, manajemen baru membayar sekitar 15 persen. Sisanya sejak 2010 sampai kini tak jelas. Manajemen Bakrie Life beralasan menunggu instruksi Bakrie Capital Investment (BCI) selaku induk usaha. Ironisnya tahun lalu, BCI baru memenangkan hak siar Piala Dunia 2014 untuk wilayah Indonesia. (Feri Kristianto/Kontan)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau