Maju Sendirian, Hidayat Bantah Tak "Dilirik" Partai Lain

Kompas.com - 20/03/2012, 06:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada detik-detik terakhir, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung nama Hidayat Nurwahid dan Didik J Rachbini sebagai calon gubernur dan wakil gubernur yang akan maju dalam Pilkada 2012. Hidayat membantah bahwa dengan majunya ia dan Didik dikarenakan gagalnya lobi politik dengan partai lain dalam usaha koalisi.

"Secara prinsip komunikasi, selama tidak tertutup atau selama masing-masing pihak belum mendaftarkan kandidatnya, tentu masih terbuka dan semuanya pasti membuka diri akan hal itu," tegasnya kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2012).

Hidayat melanjutkan sejak awal, partainya memang mempertimbangkan beberapa nama calon dari kader sendiri untuk direncanakan menjadi pemimpin Jakarta lima tahun mendatang. Salah satu yang mendorong hal tersebut adalah mengingat posisi gubernur dan wakil gubernur Jakarta merupakan jabatan yang strategis.

"Kita harus mengambil keputusan yang sangat tepat untuk posisi dan prosesi pemilihan gubernur DKI, dan tentu DKI adalah sebuah kondisi yang istimewa, ibukota negara, barometer nasional, dan sangat layak jika kemudian kita berpikir dengan sangat matang untuk pencalonan di Jakarta ini," lanjutnya.

Hidayat yang juga merupakan salah satu anggota Dewan Syuro PKS tersebut mengungkapkan, partainya telah memberitahu dirinya sejak lama perihal pegajuan namanya untuk maju dalm Pikada Jakarta. Namun hal tersebut belum sampai pada keputusan yang definitif.

"Tadi pas mengambil keputusan, dan saya mengambil keputusan itu," tegasnya.

Ia juga mengaku kejadian pilgub 2007 lalu takkan terulang, dengan maju sendiri mendukung Adang Darajatun sementara partai lain mengadakan koalisi besar mengusung Fauzi Bowo. "Saya justru berharap tahun 2004 terulang, karena pada saat itu PKS memenangan pemilihan di Jakarta," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau