BANDUNG, KOMPAS.com - Setidaknya 90 orang mahasiswa yang berasal dari empat elemen mahasiswa berunjuk rasa menentang rencana pemerintah untuk menaikkan harga jual bahan bakar bersubsidi.
Lokasi yang dipilih untuk aksi itu adalah Perempatan Pasteur yang menjadi akses menuju gerbang tol Pasteur.
Unjuk rasa dimulai pukul 12.00 dengan rombongan mahasiswa yang berjalan kaki dari daerah Babakan Jeruk yang terletak 100 meter dari perempatan Pasteur. Begitu sampai ke perempatan, mereka langsung berjalan ke tengah persimpangan dan memulai orasi.
Lalu lintas kendaraan dari empat penjuru awalnya tersendat dengan kehadiran mereka. Personel Dalmas sebanyak tiga truk yang diterjunkan ke lokasi hanya mengawasi mereka dari kejauhan.
Untungnya, kerumunan mahasiswa masih membuka jalan satu lajur untuk kendaraan yang melintas sehingga tidak benar-benar tertutup.
Unjuk rasa itu berlangsung dalam 30 menit diikuti aksi serupa di daerah Cikapayang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang