Strategi militer

Marinir AS Mulai Tiba di Darwin Bulan Depan

Kompas.com - 20/03/2012, 12:53 WIB

SYDNEY, KOMPAS.com - Gelombang pertama pasukan Marinir AS yang akan ditempatkan di Darwin, Australia utara, dijadwalkan mulai tiba bulan depan. Pada tahap pertama ini, baru sekitar 250 personel Marinir yang datang.

Demikian diungkapkan Komandan Brigade Pertama Angkatan Darat Australia Brigadir Jenderal Gus McLachlan kepada ABC, Selasa (20/3/2012). Menurut McLachlan, 250 prajurit Marinir AS itu akan tiba awal April.

"Pada tahun pertama ini, tentu saja, kami mulai dengan jumlah sedikit dulu. Kami akan menerima sekitar 250 personel awal April. Ibaratnya baru satu kaki melangkah melewati pintu, sebagai bukti pelaksanaan sebuah konsep, dan akan bertambah secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan," papar McLachlan.

AS berencana menempatkan sekitar 2.500 personel Marinir di Darwin pada 2016. Mereka tidak akan menetap di sebuah pangkalan militer AS, tetapi tinggal di pangkalan militer Australia dan personelnya dirotasi setiap enam bulan.

Selain prajurit Marinir, AS juga berencana meningkatkan jumlah kapal perang dan pesawat militer yang beraktivitas di kawasan Northern Territory, wilayah yang lebih dekat ke Indonesia dan Asia daripada ke pusat aktivitas Australia, seperti Sydney dan Melbourne.

Semua itu menjadi bagian pergeseran strategi militer AS untuk memusatkan kembali perhatian ke kawasan Asia Pasifik, seperti diungkapkan Presiden Barack Obama dalam kunjungan ke Australia, November 2011.

Militer AS hingga saat ini hanya menempatkan personel dalam jumlah sangat terbatas di Australia, salah satu sekutu utamanya. Para personel militer AS itu ditempatkan di stasiun mata-mata Pine Gap Joint Defence Facility di dekat kota Alice Springs.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau