Jokowi Cagub DKI, Tugas di Solo Ditinggal?

Kompas.com - 20/03/2012, 17:43 WIB

SOLO, KOMPAS.com — Pencalonan Wali Kota Solo Joko Widodo menjadi Gubernur DKI Jakarta seharusnya tidak dijadikan alasan untuk tidak melayani masyarakat di Kota Solo. "Birokrasi harus tetap fokus untuk memberikan pelayanan publik dan tidak berlarut-larut memikirkan Jakarta," kata Wakil Wali Kota Solo FX Rudyatmo di rumah dinas, Selasa (20/3/2012). 

Saat disinggung status pejabat sementara wali Kota Solo, Rudy menjelaskan, seorang wali kota bisa mendelegasikan tugas ke mana pun, meskipun ada pejabat sementara (PJS). Kebijakan atau pengambil keputusan tetap berada di tangan wali kota. "Selama ini, semua kebijakan, beliau yang melaksanakan. Namun, pelaksanaan di lapangan atau kebijakan administratif, Jokowi (panggilan Joko Widodo) tidak pernah meninggalkan wakilnya," kata Rudy.

Secara teknis, Rudy mengaku akan selalu berkoordinasi melalui telepon dengan Jokowi. "Harapan saya, selama masa cuti, tidak akan ada kebijakan-kebijakan yang harus ditandatangani Wali Kota, termasuk peraturan wali kota (perwali). Harus selesai sebelum Jokowi cuti. Namun, seandainya ada, kita harus mempersiapkan terlebih dahulu sekarang," ujar Rudy.

Beberapa perwali yang harus diselesaikan antara lain petunjuk teknis APBD dan data warga miskin. "Sejauh bukan menjadi pengambil keputusan, saya masih bisa menangani," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau