Pilkada aceh

Tak Satu Pun Cagub Aceh Hadiri Pakta Integritas Antikorupsi

Kompas.com - 20/03/2012, 18:31 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Komitmen para calon gubernur Aceh dalam pemberantasan korupsi dipertanyakan. Tak satu pun dari lima kandidat gubernur Aceh hadir di acara penandatanganan pakta integritas antikorupsi yang digelar di Asrama Haji, Banda Aceh, Selasa (20/3/2012).

Dua pasangan calon hanya diwakili tim sukses masing-masing, satu pasangan diwakili calon wakil gubernurnya, dan dua lainnya tak hadir sama sekali. Penandatanganan pakta integritas tersebut digelar oleh Gerakan Antikorupsi (GeRAK) Aceh berkerja sama dengan Yayasan TiFA.

Selain pakta integritas untuk calon gubernur dan wakil gubernur, dalam acara tersebut juga digelar penandatanganan pakta integritas untuk pasangan calon wali kota dan wakil wali kota di Banda Aceh.

Lima pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh saat ini adalah Ahmad Tajuddin-Teuku Suriansyah, Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan, Darni Daud-Ahmad Fauzi, Muhammad Nazar-Nova Iriansyah, dan Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf.

Koordinator GeRAK Aceh, Askalani, mengatakan, Ahmad Tajuddin-Suriansyah dan Zaini-Muzakkir hanya diwakili tim suksesnya. Namun, tim sukses Zaini-Muzakkir tak menandatangani pakta tersebut. "Mereka mengatakan nanti Zaini-Muzakkir sendiri yang tanda tangan," kata Askalani.

Pasangan Irwandi-Muhyan hanya hadir Muhyan seorang. Dalam kesempatan tersebut, Muhyan tanda tangan.

Pasangan Darni-Fauzi dan Nazar-Nova tak hadir dan juga tak mengirimkan wakil. "Mereka yang tak hadir sebenarnya rugi. Karena, pakta integritas ini semestinya dapat menjadi media untuk mendekatkan para kandidat itu kepada masyarakat pemilih dalam pilkada nanti, paling tidak menunjukkan komitmen para calon tersebut dalam pemberantasan korupsi," kata Askalani.

Pakta integritas tersebut berisi sejumlah poin komitmen. Di antara poin-poin komitmen tersebut adalah tak korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam menjalankan tugas pemerintahan, tak meminta dan menerima pemberian, baik secara langsung berupa suap, hadiah, bantuan, ataupun bentuk lainnya yang tak sesuai dengan perundang-undangan.

Pakta integritas juga berisi komitmen untuk bersikap transparan, jujur, obyektif, dan akuntabel. Kandidat juga harus berkomitmen menghindari pertentangan kepentingan dalam menjalankan tugas pemerintahan, tak berbuat tercela, memberi contoh yang baik dalam kepatuhan terhadap hukum, serta menyampaikan informasi, pertanggungjawaban kerja serta akses kepada publik sesuai Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukan Informasi Publik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau