BADUNG.KOMPAS.com - Ditemukannya vcd tentang Jihad di penginapan perampok yang tewas ditembak polisi di Jalan Danau Poso dan Gunung Soputan, Denpasar, Minggu lalu, menimbulkan spekulasi bahwa mereka berkaitan dengan jaringan terorisme. Namun, Nanang, salah seorang perampok yang tewas, selama hidupnya tak pernah terlihat seperti kelompok-kelompok teroris dari cara bicara dan tingkah lakunya sehari-hari.
Hal ini disampaikan Muhammad Tabrani, teman kos yang sangat dekat dengan Nanang. "Biasa aja dia, ga terlihat seperti itu (teroris). Dari penampilannya, wajahnya aja ga ada ini (sambil menunjukkan jenggot)," ujar Tabrani kepada Kompas.com, Selasa (20/3/12) sore tadi.
Selama bergaul dengannya, Nanang sama sekali tidak pernah membahas soal jihad. "Kalo Jihad ga pernah, biasanya bahas bangunan, harga semen, ya seputar proyek," bebernya.
Sepengetahuan Tabrani, di kos Nanang tidak pernah ada tamu-tamu mencurigakan selama ini dan hanya teman buruh bangunan. "Teman-temannya cuma buruh proyek dan saya kenal semua," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang