Rusia: Iran Produksi Senjata Nuklir jika Diserang

Kompas.com - 21/03/2012, 08:37 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com — Rusia, Selasa (20/3/2012), memperingatkan, Iran tidak akan punya opsi  mengembangkan senjata nuklir kecuali jika berada dalam ancaman serangan AS atau Israel terkait program nuklirnya yang dipersoalkan itu.

"CIA dan para pejabat AS lainnya mengaku bahwa mereka hingga kini tidak punya informasi tentang keputusan politik yang diambil para pemimpin Iran untuk mengembangkan senjata-senjata nuklir," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov kepada radio Kommersant FM. "Namun, saya yakin sebuah keputusan seperti itu tentu akan dibuat setelah (ada) serangan terhadap Iran," kata Lavrov.

Wawancara yang telah direkam itu disiarkan segera setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan bahwa negaranya siap melancarkan serangan balasan terhadap AS atau Israel "pada level yang sama seperti serangan mereka terhadap kita".

Moskwa punya hubungan militer dan komersial yang dekat dengan Teheran dan hanya mendukung dengan sikap enggan empat babak sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Iran yang dicurigai sedang membuat senjata nuklir.

Lavrov menyatakan, Rusia tidak membela seorang sekutu, tetapi berupaya untuk menghindari konflik yang lebih luas atau kemungkinan perlombaan senjata nuklir yang melanda kawasan itu. Ia juga mengecam keras Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad karena berulang-ulang mengancam akan menghancurkan Israel yang merupakan musuh bebuyutan negaranya.

"Ini sama sekali tidak bisa diterima... dan kami mengecam keras hal (ancaman) itu," kata Lavrov. "Ini tidak beradab dan tidak pantas dilakukan oleh sebuah negara setua Iran."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau