Persaingan Belum Berakhir

Kompas.com - 22/03/2012, 05:11 WIB

turin, rabu - Juventus melaju ke final Coppa Italia walau AC Milan menahan 2-2 pada laga putaran kedua semifinal, Rabu (21/3). Juve yang belum terkalahkan musim ini unggul agregat 4-3. Milan yang gagal meraih treble memfokuskan perjuangan untuk meraih scudetto Serie A dan Liga Champions.

Stadion Juventus bergemuruh kala Mirko Vucinic menyamakan skor 2-2 pada menit ke-96. Gol itu sekaligus jawaban Vucinic atas kritik pada dirinya yang jarang mencetak gol bersama Juventus.

Juventus yang musim ini absen di level Eropa memiliki lebih banyak waktu istirahat menyiapkan laga krusial melawan Milan. Juve langsung menekan sejak menit awal dan menuai gol pembuka melalui penyerang veteran Alessandro Del Piero pada menit ke-28.

Gol itu adalah gol ke-287 Del Piero bersama Juventus. Dia juga tercatat tampil selama 48.610 menit selama bergabung dengan Juventus sejak 1993. Catatan waktu itu melampaui rekor Gae- tano Scirea yang 48.559 menit.

Milan menempatkan Clarence Seedorf sebagai pengatur permainan dan Zlatan Ibrahimovic sebagai ujung tombak, tetapi kesulitan mengoyak pertahanan tuan rumah. Milan baru bangkit pada babak kedua dan menciptakan dua gol melalui Djamel Mesbah dan Maxi Lopez yang menggantikan Ibrahimovic.

Gol Lopez pada menit ke-81 itu memaksa Juventus memainkan babak tambahan waktu karena agregat gol masih 3-3. Juventus yang musim ini mengalami momen kebangkitan di tangan Pelatih Antonio Conte mampu keluar dari tekanan.

Pada babak tambahan waktu, Conte memasukkan Marchisio dan Giaccherini yang berperan besar menciptakan gol Vucinic.

”Ini pertandingan besar dan para pemain tampil dalam permainan terbaik, menunjukkan mereka punya keinginan kuat mencapai final,” ujar Asisten Pelatih Juventus Angelo Alessio yang mewakili Conte.

Mantan pemain tengah Juventus itu menilai, pemain mempertahankan penampilan terbaik selama delapan bulan terakhir. Mereka juga mampu keluar dari tekanan saat ditekan Milan.

”Meskipun Zlatan ditarik, Milan bermain sangat bagus dan memaksa kami hingga babak tambahan waktu. Bersyukur akhirnya kami bisa menciptakan gol penentu,” ujar Del Piero.

Belum berakhir

Del Piero menilai, persaingan antara Juventus dan Milan belum akan berakhir. Musim ini, kedua tim masih bersaing memperebutkan scudetto Serie A.

Juara liga akan menyempurnakan kebangkitan Juve sejak dihukum turun ke Serie B karena pengaturan pertandingan pada 2006. Juventus kini tertinggal empat poin dari Milan yang memimpin klasemen sementara Serie A.

”Kami akan berjuang sampai penghabisan. Saya berjanji, kami akan membuat hidup Milan sangat sulit sampai akhir pertandingan,” kata Del Piero.

Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengaku senang dengan penampilan para pemain meskipun tersingkir dari Coppa Italia.

”Babak tambahan waktu benar-benar berat bagi kami,” ujar Allegri. Dia mengakui menurunkan para pemain yang jarang tampil. Namun, ketika itu para pemain benar-benar tak bisa melakukan apa-apa lagi. Selama babak tambahan waktu, mereka tak mampu lagi menekan ke depan.

”Mirko mencetak gol fantastis,” ujar Allegri memuji.

AC Milan kini memfokuskan persiapan menghadapi Barcelona di Liga Champions. Jika Milan sanggup menyingkirkan Barcelona, peluang menjadi juara Eropa pun terbuka lebar.

(Reuters/AFP/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau