MADRID, KOMPAS.com — Real Madrid memutuskan memboikot konferensi pers jelang melawan Real Sociedad dalam lanjutan Liga BBVA, Sabtu (24/3/2012). Keputusan tersebut merupakan bentuk protes terhadap kepemimpinan wasit Jose Paradas Romero saat memimpin pertandingan antara "El Real" dan Villarreal, Rabu (21/3/2012).
Romero melalukan beberapa keputusan kontroversial dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut. Dia mengartumerahkan Pelatih Jose Mourinho, pelatih fisik Rui Faria, Sergio Ramos, dan Mesut Oezil, beberapa saat jelang laga usai.
Kontroversi lain yang sangat mengejutkan adalah striker Villarreal, Ruben, tidak diberi kartu merah meski sudah mendapatkan dua kartu kuning. Kontroversi bermula pada menit ke-19, saat wasit Jose Luis Paradas Romero mengeluarkan kartu kuning. Entah kepada siapa kartu kuning tersebut diberikan karena saat itu ada dua pemain (Marcos Senna dan Ruben) yang berada di dekat Romero.
Berdasarkan catatan Soccernet, kartu kuning tersebut diberikan untuk Senna. Akan tetapi, menurut situs resmi Federasi Sepak Bola Spanyol (LFP) lewat aplikasi mobile, kartu kuning pertama (menit ke-19) diberikan untuk Ruben.
Anehnya, pada suatu kejadian saat Senna hendak mengambil tendangan sudut, ia juga mendapat kartu kuning dari Romero. Penonton pun berpikir bahwa kartu kuning pertama (pada menit ke-19) ternyata diberikan kepada Ruben.
Keanehan kembali terjadi pada menit ke-55 saat Ruben menerima kartu kuning. Banyak pendukung Madrid gembira karena Ruben akan menerima kartu merah sebagai akumulasi dua kartu kuning. Namun, nyatanya tidak. Ruben tetap melenggang di lapangan dan membuat sebagian penonton kebingungan.
"Anda bisa melihat apa yang terjadi dan berapa orang dari kami yang telah dikartumerahkan," kata Marcelo, pemain bertahan Madrid. (SCN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang