Tim Hendardji Siapkan 50.000 KTP Cadangan

Kompas.com - 23/03/2012, 15:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Alief Syachviar, ketua tim humas pasangan calon gubernur DKI Jakarta jalur perseorangan, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria, mengungkapkan pihaknya siap memberikan sisa kekurangan dukungan pada verifikasi faktual pertama oleh KPUD.

"Kita sudah siapkan dari pertama itu 50.000 KTP, sudah dipilah-pilah berdasarkan kelurahannya dan kita siap kirim ke KPUD tanggal 5 April besok," ujarnya kepada Kompas.com saat ditemui di poskonya di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, Jumat (23/3/2012).

Dalam verifikasi faktual pertama, KPUD menyatakan, pasangan Hendardji-Riza memiliki kekurangan dukungan sebesar 14.839 KTP dan syarat mutlak tersebut harus dipenuhi hingga tanggal 9 April mendatang. "Tapi kita akan kasih 30.000 KTP saja dulu, kan kekurangannya dibulatkan sekitar 15.000. Bukannya kita mau mendahului kuasa Tuhan, tapi ya buat jaga-jaga saja," lanjutnya.

Selain kekurangan dukungan, pasangan tersebut juga kekurangan tiga syarat saat mendaftarkan diri ke KPUD, yaitu nomor rekening resmi kampanye, struktur tim sukses hingga tingkat kecamatan, dan surat keterangan tidak pailit dari pengadilan niaga. Namun, Aliev mengatakan bahwa semua syarat tersebut sudah disiapkan untuk melanggengkan pasangan tersebut maju dalam pemilukada mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau