JEREZ, KOMPAS.com — Jorge Lorenzo mengatakan, dirinya akan merasa senang bila menghabiskan kariernya di arena MotoGP bersama Yamaha. Akan tetapi, juara dunia 2010 ini mengakui, Yamaha juga harus menjamin masa depannya tersebut dengan memberikan motor yang lebih kompetitif pada tahun 2012.
Pebalap Spanyol ini langsung bergabung dengan tim Yamaha Factory ketika melakukan debutnya di MotoGP pada 2008. Pada musim pertamanya di kelas premier, seusai meraih dua gelar juara dunia kelas 250 cc, Lorenzo menjadi tandem dari sang legenda yang kini pindah ke Ducati, Valentino Rossi.
Selama tiga musim pertamanya, Lorenzo merasakan bagaimana kesuksesan Yamaha yang menyapu gelar juara dunia. Akan tetapi, pada musim lalu Yamaha harus mengakui ketangguhan Honda, yang menutup era mesin 800 cc sebagai juara dunia. Meskipun gagal mempertahankan gelar juara dunia, Lorenzo mengaku masih betah di Yamaha dan tak ingin pindah ke tim lain ketika kontraknya selesai pada akhir 2012.
"Ketika pertama kali datang ke Yamaha pada tahun 2008, saya sudah merasa seperti berada di sebuah keluarga," ujar Lorenzo. "Suasananya sangat menyenangkan. Kami memiliki motor yang sempurna dari 2008 hingga 2010. Tahun lalu merupakan musim yang sulit. Kami tidak memiliki motor yang sangat kompetitif. Tetapi, secara umum kami selalu memiliki paket yang sangat baik."
"Jadi pilihan pertama saya adalah Yamaha. Saya ingin mengakhiri karierku di Yamaha. Jika motornya kompetitif tahun ini, saya tidak melihat adanya motivasi besar untuk mengubah merek."
Lorenzo mengatakan bahwa Yamaha telah membuat langkah besar selama musim dingin. Tetapi, mereka masih harus meningkatkan sistem elektronik.
"Kami berada dalam proses evolusi, mencoba banyak hal dalam setiap sesi latihan—pada elektronik, mesin, sasis. Kami membuang hal-hal yang tidak lebih baik dan memilih yang jelas lebih baik," katanya.
"Kami sampai pada kesimpulan bahwa yang kami butuhkan adalah memperbaiki elektronik. Untuk akselerasi, kami masih belum sempurna—motor hanya bergerak pelan. Jika bisa memilih satu hal untuk ditingkatkan, saya akan mengatakan sistem elektronik.'
"Kami masih sangat bagus ketika masuk tikungan, dan kecepatan di tikungan sangat cepat. Kami juga meningkatkan kecepatan tertinggi pada akhir lintasan lurus. Akselerasi dan elektronik adalah titik utama di mana kami harus fokus."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang