LONDON, SABTU -
Kabar gembira itu disampaikan Pelatih Arsenal Arsene Wenger, Sabtu (24/3). ”Dia memang belum bergabung dalam latihan dengan tim, tetapi ia sudah berlatih lagi dengan bola. Itu langkah sangat maju karena latihan yang kami lakukan dengan bola cukup menuntut (kebugaran),” ujar Wenger.
”Kini, kami bisa katakan, jika semuanya berjalan lancar, dalam tiga pekan ke depan ia (Wilshere) bisa berlatih penuh bersama tim. Setelah itu, ia tinggal butuh dua pekan lagi untuk benar-benar fit. Saya pikir, ia tampil musim ini jika ia tidak mengalami kemunduran. Hasil pemindaian terakhir positif, jadi ia seharusnya bisa tampil musim ini,” kata Wenger.
Wilshere mulai absen setelah memperkuat Inggris menghadapi Swiss, Juni lalu. Waktu itu, Wenger sukses melobi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) agar Wilshere tidak masuk skuad Inggris U-21 di Piala Eropa U-21.
Namun, dalam latihan pramusim bersama Arsenal, Wilshere mengalami cedera engkel. Semula ia diperkirakan sembuh pada Februari, tetapi ternyata ia dihantam cedera engkel di tempat yang sama akhir Januari lalu. Akibat cedera terakhir itu, ia terancam tidak bisa tampil sama sekali sepanjang musim ini.
”Tiga pekan ke depan bakal menentukan apa yang terjadi. Hasil pemindaian terakhirnya positif, jadi ia seharusnya dapat tampil,” ujar Wenger. Jika program rehabilitasi cedera Wilshere berjalan mulus, ia bisa ambil bagian dalam tiga laga terakhir Arsenal, yakni melawan Stoke City, Norwich City, dan West Bromwich Albion.
Hal itu tentu akan menjadi kesempatan sempurna bagi Wilshere sebelum memperkuat Inggris di Polandia-Ukraina, Juni mendatang. ”Tampilnya Wilshere di Piala Eropa, sayangnya keputusan yang tidak harus saya ambil,” ujar Wenger yang mengingatkan agar pemainnya tidak terlalu cepat dipaksakan tampil.
”Saya hanya akan mengintervensi jika saya yakin secara medis bakal membuat dia (Wilshere) dalam bahaya. Sebagai pemain Inggris, jika ia bisa tampil dalam beberapa laga sebelum akhir musim, (tampil di Piala Eropa) mungkin baginya.”
Meski mendukung tampilnya Wilshere di Piala Eropa, Wenger keberatan jika ia harus memperkuat Inggris Raya di Olimpiade 2012. ”Olimpiade merusak persiapan awal musim bagi kami. Jika bisa tampil, kami lebih suka dia tampil di Piala Eropa daripada di olimpiade,” katanya.
Wilshere disebut-sebut bakal menjadi gelandang masa depan Inggris. Visi dan gaya permainannya mengingatkan orang pada playmaker Paul Gascoigne. Wenger pun pernah menyebut dia berkemampuan setara dengan Dennis Bergkamp, bisa tampil sebagai gelandang tengah atau striker lubang.
Di Piala Eropa nanti, Inggris satu grup dengan tuan rumah Ukraina, Perancis, dan Swedia di Grup D. Mereka menghadapi Perancis di Donetsk pada laga perdana (11 Juni), melawan Swedia di Kiev (15 Juni), dan menantang Ukraina di Donetsk (19 Juni).
Terkait persaingan di Grup D itu, manajemen tim Swedia juga mulai mempersiapkan diri mulai dari hal-hal detail. Jumat lalu, mereka terbang ke Kiev untuk mematangkan persiapan. Seluruh informasi mengenai tempat penginapan, suasana kota, stadion, hingga lapangan tempat latihan dikumpulkan untuk didistribusikan kepada pemain dan staf timnas Swedia.
”Kami akan merancang hingga hal-hal paling detail selama 38 hari turnamen, mulai 24 Mei saat pemain mulai berkumpul dalam satu tim,” kata Lasse Ricxht, manajer tim Swedia. ”Hotel markas kami telah kami pesan hingga final,” katanya lagi.