Mobil Agus Jadi Korban Amuk Mahasiswa

Kompas.com - 27/03/2012, 21:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian di Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2012) sore menimbulkan kerugian material bagi Agus Soleh. Mobil Daihatsu Xenia milik warga tersebut rusak terkena lemparan batu mahasiswa yang sedang berunjuk rasa.

"Mereka merusak sebuah mobil Xenia milik Agus Soleh yang terparkir di jalanan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (27/3/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Polisi kini menyita mobil Xenia warna perak dengan pelat nomor L 1653 PO tersebut untuk dijadikan barang bukti. Mobil yang kini masih difoto oleh tim Identifikasi Polda Metro Jaya tersebut mengalami kerusakan parah di bagian kaca samping kiri dan belakang yang seluruhnya pecah.

"Badan mobil juga dipukul mahasiswa sehingga penyok. Setelah ditelusuri, ternyata kamera digicam, dan tas berisi pakaian, charger, beserta buku tabungan atas nama Agus Soleh juga raib," kata Rikwanto.

Bentrok itu terjadi ketika massa dari Konami bergerak menuju Istana Presiden dari arah Stasiun Gambir. Saat sedang berjalan, mereka dicegat aparat kepolisian di tengah jalan. Kericuhan antara keduanya tak terhindarkan. Aksi lempar batu, bom motolov, dan gas air mata mewarnai kericuhan itu.

Beberapa aparat kepolisian dan juga mahasiswa menjadi korban dalam peristiwa itu. Sebanyak 32 orang (sebelumnya diberitakan 35 orang) diamankan polisi dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau