"Save UI" Akan Kembali Datangi KPK

Kompas.com - 28/03/2012, 14:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pengajar Universitas Indonesia dan aktivis yang tergabung dalam gerakan "Save UI" berencana kembali menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (28/3/2012).

Mereka akan mempertanyakan perkembangan pengusutan dugaan korupsi sejumlah proyek pembangunan di UI. "Hari ini rencananya kami akan menanyakan kepada pihak KPK, bagaimana perkembangan laporan korupsi di UI yang pernah kami sampaikan," kata dosen Fakultas Ekonomi UI, Taufik Baharuddin, saat dihubungi wartawan, Rabu (28/3/2012).

Juru Bicara KPK Johan Budi membenarkan rencana kedatangan Save UI itu. "Nanti sore ada pertemuan antara pimpinan KPK dengan dosen-dosen UI," kata Johan. Menurutnya, kedatangan mereka juga terkait laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal aset UI dan dugaan penyalahgunaan dana yang pernah dilaporkan gerakan Save UI ke KPK.

"Mungkin soal pembangunan lapangan golf di lingkungan kampus UI Depok," ucap Johan.

November lalu, Save UI melaporkan Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Somantri ke KPK. Mereka menduga adanya penyelewengan dana operasional UI yang dilakukan pihak rektorat. Save UI juga menduga, ada indikasi korupsi pada sejumlah proyek pembangunan fasilitas UI, antara lain, gedung perpustakaan dan pengadaan peralatan laboratorium data center. Dalam berbagai kesempatan, Gumilar Rusliwa Somantri membantah adanya penyelewengan terkait proyek-proyek di UI.

KPK tengah mendalami indikasi korupsi terkait berbagai proyek di UI ini. KPK telah meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit khusus terkait hal tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau