Program e-ktp

Masih Banyak Penduduk DKI Belum Rekam Data

Kompas.com - 29/03/2012, 16:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Target penyelesaian KTP elektronik atau e-KTP di Jakarta akan segera berakhir pada akhir April mendatang. Namun, menjelang akhir tenggat waktu tersebut, warga semakin sedikit yang datang ke kelurahan untuk merekam data ulang e-KTP padahal masih kurang sekitar 2.000.000 penduduk yang belum merekam data ulang.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI, Purba Hutapea membenarkan bahwa warga yang datang ke kelurahan semakin berkurang. Ia mengungkapkan bahwa hanya sebanyak 10 orang yang hadir setiap harinya di tiap kelurahan.

"Tidak ada lagi orang yang datang. Kemungkinan sisa warga yang belum datang ada yang keluar negeri atau pindah tanpa keterangan," kata Purba, ketika dihubungi, Kamis (29/3/2012).

Kendati demikian, penyebaran fisik e-KTP masih menunggu alat card reader dari Kemendagri. Saat ini, sekitar 6.000 fisik e-KTP yang sudah diserahkan ke DKI. Distribusi KTP yang turun harus melalui verifikasi, dengan menggunakan card reader. Jadi, sama antara yang terdata dan yang menerima.

Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI, warga yang telah terdata di Jakarta Barat sebanyak 1.193.763 jiwa, Jakarta Pusat sebanyak 600.299 jiwa, Jakarta Selatan sebanyak 1.151.359 jiwa, Jakarta Timur sebanyak 1.529.713 jiwa, Jakarta Utara sebanyak 1.254.706 jiwa, dan Kepulauan Seribu sebanyak 13.342 jiwa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau