Stoner: Sulit Menilai Potensi Ducati

Kompas.com - 30/03/2012, 00:07 WIB

KOMPAS.com — Juara bertahan MotoGP, Casey Stoner, mengakui bahwa masih sulit untuk menilai potensi motor baru Ducati mesin 1.000 cc, Desmosedici GP12. Meskipun bekas timnya itu masih kesulitan sepanjang tes musim dingin, tampaknya tim yang bermarkas di Bologna itu bisa membuat kejutan pada seri pembuka MotoGP 2012 di Qatar, 8 April mendatang.

Ducati sudah melakukan perubahan yang radikal pada motor barunya tersebut. Jika pada musim-musim terdahulu Ducati selalu menggunakan sasis serat karbon, maka kali ini secara total menggunakan sasis konvensional aluminium tiang kembar. Perubahan juga dilakukan pada posisi mesin baru. Semuanya dilakukan untuk mengatasi persoalan front-end.

Akan tetapi, masalah understeer, yang juga merupakan momok bagi Valentino Rossi selama musim 2011, masih terus menghantui. Akibatnya, pebalap legendaris Italia itu tertinggal hampir 1 detik dari Stoner pada uji coba resmi terakhir di Jerez, akhir pekan lalu.

Hasil buruk itu merupakan kelanjutan performa kurang meyakinkan dari Rossi, yang juga dikalahkan pebalap tim satelit Ducati, Hector Barbera, pada uji coba resmi kedua di Sepang, pada awal bulan ini. Padahal, pebalap Spanyol itu tidak menunggang GP12, dan dia hanya menggunakan Desmosedici yang dipakai Rossi pada sesi tes di Valencia bulan November tahun lalu.

Nah, melihat kenyataan yang ada, Stoner tak mau terlalu berprasangka buruk tentang performa Ducati pada era perdana MotoGP mesin 1.000 cc ini. Kepada MCN, pebalap Australia itu mengatakan, "Tak mungkin melihat apa yang terjadi, dan di mana levelnya, ketika ada pebalap berbeda di posisi atas di setiap tes. Kesenjangannya pun berbeda dari pebalap terdepan.

"Semuanya masih sedikit baru, dan mereka sedang berusaha menemukan limitnya sehingga kita akan melihatnya saat seri pertama nanti."

Selama tiga kali uji coba resmi musim dingin ini, Stoner selalu menjadi jawara. Pebalap Repsol Honda tersebut tampil sangat konsisten untuk membukukan waktu terbaik sehingga dia tetap menjadi favorit terkuat untuk kembali merajai MotoGP 2012.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau