JAKARTA, KOMPAS.com - Chief Economist Deutsche Bank untuk Indonesia, India dan Singapura, Taimur Baig, menilai perekonomian Indonesia semakin membaik. Ini ditandai dengan meningkatnya stabilitas makroekonomi dan politik di Indonesia. Dengan kondisi ini, menurut dia, Indonesia bisa mengambil peran yang lebih besar di tingkat regional.
"Setelah melambatnya perekonomian selama satu dekade sebagai akibat dari krisis keuangan tahun 1997/98, perekonomian Indonesia kini semakin membaik," ujar Timur, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (29/3/2012).
Menurut Timur, kondisi ekonomi Indonesia yang baik karena didukung oleh rendahnya tingkat utang masyarakat sampai ke level rumah tangga. Sumber daya manusia pun menjanjikan. Indonesia juga mempunyai sektor komoditas yang kaya. Ditambah lagi, negara anggota ASEAN ini memiliki komunitas kelas menengah yang semakin besar dan tumbuh cepat.
"Indonesia sudah mencapai titik terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir - ini adalah waktu yang tepat bagi Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam perekonomian regional," tambah dia.
Timur juga mengatakan, kondisi ekonomi Indonesia akan tetap baik sekalipun terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Ia memperkirakan perekonomian Indonesia akan tumbuh sekitar 6 persen pada tahun 2012 ini. Tingkat konsumsi, investasi dan impor terus meningkat dalam kondisi pertumbuhan ekonomi yang mendukung.
Tetapi kekhawatiran terhadap inflasi tidak dapat terhindari, terutama mengenai kenaikan harga BBM yang akan terjadi dalam waktu dekat.
Dengan kondisi yang tetap akan baik, Timur pun menyarankan Indonesia bisa berperan dalam menanggulangi isu-isu regional yakni di wilayah ASEAN. "Perdagangan intra-regional akan menjadi lebih rentan dengan menurunnya permintaan dari negara-negara Barat. Indonesia dapat mengambil bagian penting dalam menangani berbagai macam isu ekonomi, seperti mendukung perdagangan bebas di Asia hingga mempererat hubungan dengan China," pungkas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang