Perampok ditembak

Dua Jenazah Perampok Dibawa ke RS Polri

Kompas.com - 30/03/2012, 10:08 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com- Dua jenazah terduga perampok yang tewas dalam baku tembak dengan polisi dini hari tadi, saat ini sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kedunya adalah H (23) dan A (30), yang diduga terlibat dalam sejumlah perampokan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Tonny Hermanto yang ditemui di lokasi penangkapan di Jalan Lio Pondok Kacang, Tangerang Selatan menyatakan, kedua korban tewas sudah dibuntuti sejak tiga hari lalu.

Polisi sudah membuntuti sejak dua hari lalu sebagai kawanan perampok yang membacok dua polisi di Setu, Kota Bekasi. Ketika semalam keduanya diketahui berada di rumah kontrakannya, petugas dari Reskrimum Polda Metro pun berusaha menangkapnya sekitar pukul 03.00. Rupanya, kedua tersangka mengetahui, sehingga mereka mendahului menembak keluar.

Baku tembak pun tak terhindarkan, sampai akhirnya polisi berhasil masuk ke rumah. Seorang pelaku sudah tewas di lantai, tetapi seorang lagi belum diketahui. Ketika diketahui bahwa pelaku bersembuni di plafon, polisi pun menembaknya hingga tewas dan kemudian jenazahnya diturunkan.

Dalam pengembangan lain, menurut Tonny, polisi juga berhasil menangkap seorang tersangka lain yang juga anggota komplotan itu. TK, orang itu, ditangkap di Cianjur, Jawa Barat.

Hasil pemeriksaan sementara terhadap TK, polisi kini memburu dua tersangka lagi yang sudah diketahui identitasnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau