JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (30/3/2012). Sama dengan aksi-aksi sebelumnya, para mahasiswa menuntut pembatalan rencana kenaikan harga BBM oleh pemerintah. Sambil menyanyikan lagu dangdut berjudul "Iwak Peyek" yang sebagian syairnya diubah, mahasiswa tersebut berlarian memutari foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dibakar.
"Iwak peyek, iwak peyek nasi jagung, Pak SBY, Pak SBY...," ujarnya sambil terus berlarian.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, di depan Gerbang DPR/MPR, ada beberapa elemen yang melakukan aksi unjuk rasa, antara lain dari elemen buruh, seperti Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, dan mahasiswa, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia dan Himpunan Mahasiswa Islam.
Di sisi lain, para buruh pun seakan tak mau kalah. Tumpukan koran dan sampah dikumpulkan dan dibakar sehingga menyebabkan asap hitam membubung tinggi. Dengan diiringi musik, para buruh juga berlari bersorak sorai memutari api. Bahkan, di antara mereka ada yang berjoget untuk mengekspresikan tuntutannya.
"Hidup buruh, SBY-Boediono antek kapitalis," teriaknya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang