JAKARTA, KOMPAS.com — Jokowi punya busana khusus tiap kali menghadapi peristiwa besar dalam hidupnya. Saat pertama maju sebagai Wali Kota Solo, dia mengenakan jaket yang dikenakannya tiap hari. Saat maju kembali untuk kedua kalinya sebagai Wali Kota Solo, Jokowi memilih baju batik motif godong kates. Nah, untuk busana maju ke pemilihan gubernur DKI Jakarta, lelaki bernama lengkap Joko Widodo ini memilih mengenakan busana kotak-kotak warna-warni.
"Saya mulai memakai baju motif ini tiap hari sejak mendaftar sebagai calon gubernur DKI 21 Maret lalu," ujar Joko kepada awak Kompas.com, Sabtu (3132012) pagi, di lantai 5 Gedung Kompas Gramedia.
Saat ditanya mengapa dirinya memilih baju kotak-kotak warna-warni, lelaki Solo ini mengatakan, warna-warni adalah simbol keberagaman warga Jakarta. "Lengan baju yang saya gulung ini juga ada maknanya. Ini artinya kita harus siap bekerja," tambah Joko.
Menurut Jokowi, baju kotak-kotak itu dia beli dari Pasar Tanah Abang yang berharga Rp 400.000 untuk tiga potong. "Tapi kemarin setelah kami produksi sendiri di Solo, harganya bisa lebih murah. Rencananya, kami akan menjual baju-baju ini kepada pendukung kami untuk menambah biaya kampanye."
"Maklum, saya enggak punya bandar (sponsor) yang kuat untuk ngongkosi kampanye. Bandar saya adalah masyarakat yang setuju dengan program-program kami," tutup Jokowi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang