Koleksi Lingerie Bergaya Sixties

Kompas.com - 31/03/2012, 19:37 WIB

KOMPAS.com - Bagi sebagian perempuan, lingerie sama pentingnya dengan busana yang ditampilkan di luar. Sehingga, menemukan lingerie dengan desain yang indah dan kualitas yang tinggi amat diutamakan. Untuk memberikan alternatif lingerie yang berkualitas, La Perla telah membuka butik pertamanya di Plaza Senayan, pertengahan Desember 2011 lalu. Untuk merayakan pembukaannya, sekaligus memamerkan koleksi Spring-Summer 2012-nya, La Perla menggelar private show beberapa waktu lalu.

Koleksi S/S 2012 ini mengangkat tema sixties, karena fashion pada era '60-an tidak sekadar meriah tetapi juga revolusioner. Pada masa itu aktris Audrey Hepburn tengah melesat melalui film Breakfast at Tiffany’s, berkat little black dress dari Givenchy yang dikenakannya. Maka koleksi lingerie maupun swimwear dari La Perla pun banyak dipengaruhi oleh gaya '60-an.

Tahun '60-an, yang juga dikenal sebagai era flower generation, ditampilkan melalui pola bunga mawar dan aster, dengan garis yang simpel gaya Jackie Onassis. Pemilihan warnanya cenderung pastel, seperti mimosa yellow dan sky blue. Warna-warna hitam dan dusty pink menjadi andalan untuk koleksi lingerie-nya, sedangkan hijau army, biru, dan putih menjadi warna andalan untuk koleksi La Perla secara umum.

Koleksi La Perla tergolong cukup beragam, terdiri atas bra dan celana dalam, gaun tidur, bodysuit, serta rangkaian beachwear dan bikini yang merupakan signature style dari La Perla. Koleksi lingerie dan beachwear ini merupakan hasil kerja sama La Perla dengan perancang Jean Paul Gaultier.

Menurut Anne Sophie de Guerry, marketing manager La Perla Asia, koleksi pakaian dalam dari Italia ini menggunakan memakai bahan yang ringan seperti lace dan chiffon berkualitas tinggi. Penggunaan bahan yang ringan ini dimaksudkan untuk mengekspresikan kebebasan generasi saat itu.

La Perla didirikan pada 1954 oleh Ada Masotti, seorang penjahit khusus korset pesanan kaum sosialita. Kata la perla sendiri bermaka mutiara, dan muncul sebagai inspirasi ketika Masotti merancang korset pesanan para sosialita dan mengemasnya di dalam kotak beludru berwarna merah. Pesanan tersebut diperlakukan dengan sangat berharga, layaknya seperti kotak perhiasan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau