Sirkuit nasional

Ganis Juara di Jambi

Kompas.com - 31/03/2012, 23:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Upaya keras Ganis Nurrahmadini untuk kembali memperbaiki performa dan merebut gelar berbuah manis di turnamen bulu tangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) Jambi. Pemain klub Pertamina Indonesia ini tampil sebagai yang terbaik dan berhak menyandang gelar juara di nomor tunggal putri.

Pada partai puncak Ganis menaklukkan unggulan kedua asal PB Djarum, Febby Angguni dalam pertandingan dua gim langsung 21-18, 21-19 dalam tempo 56 menit.

Bagi Ganis gelar juara ini merupakan yang pertama pada Sirnas musim ini. Hasil ini juga sekaligus memupuskan harapan Febby untuk meraih gelar ketiganya musim ini. Sebelumnya Febby sudah dua kali juara di Sirnas Banjarmasin dan Sirnas Palembang.

Pertemuan Febby dengan Ganis di final bukanlah untuk yang pertama kalinya. Pertemuan terkahir mereka terjadi di final Djarum Sirnas Banjarmasin. Dalam perhelatan tersebut, Febby berhasil meraih kemenangan atas Ganis dan menjadi juara.

"Saya senang bisa mengembalikan performa dan kembali tampil sebagai juara. Kemenangan ini setidaknya semakin menambah kepercayan diri saya," kata Ganis, pemain berusia 20 tahun.

Ganis melaju ke final setelah pada babak empat besar mengalahkan Putri Mutia dari Tangkas Alfamart 21-12, 21-14. Kemenangan ini juga sekaligus membalas kekalahannya atas Putri pada Sirnas Palembang.

Febby mengakui keunggulan Ganis. "Dia bermain sangat baik. Sementara saya terbawa permainannya dan takut bikin salah. Akibatnya justru banyak mati sendiri bolanya," kata Febby.

Febby bertekad membalas kekalahan ini pada Sirnas selanjutnya di Makassar, Sulawesi Selatan, 10-14 April.

Sementara itu di tunggal putra, gelar juara diambil pebulu tangkis klub Jaya Raya Suryanaga Fauzi Adnan. Fauzi bahkan tak perlu mengeluarkan keringat untuk menjadi yang terbaik karena lawannya Jeffer Rosobin mengundurkan diri karena cedera.

Pada nomor ganda putra, pasangan klub Djarum Kudus, Rian Sukmawan/Rendra Wijaya tampil sebagai juara. Di partai final, mereka mengalahkan rekan seklubnya Kenas Adi Haryanto/Sigit Sudrajad 21-16, 21-13.

Adapun gelar ganda putri menjadi milik pasangan Lita Nurlita (SGS PLN)/Variella Aprilsasi (Jaya Raya Suryanaga). Pada babak final mereka mengandaskan perlawanan pasangan klub Citra Raya Unesa Adriani Ratnasari/Maya Rosita 21-15, 18-21, 21-16.

Untuk nomor ganda campuran, pasangan Ardiansyah Putra (Pertamina Indonesia)/Lita Nurlita (SGS PLN) menjadi yang terbaik. Di babak final mereka meredam perlawanan pasangan Trikusuma Wardhana/Variella Aprilsasi (Jaya Raya Suryanaga) dengan kemenangan tiga gim 20-22, 21-16, 21-14.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau