Persiku Taklukkan PSIM 2-0

Kompas.com - 01/04/2012, 03:36 WIB

Kudus, Kompas - Persiku Kudus menaklukkan PSIM Yogyakarta, 2-0 (1-0), dalam lanjutan Divisi Utama Liga Super Indonesia di Stadion Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (31/3).

Gol pertama ”Macan Muria”, julukan Persiku, diciptakan penyerang tengah asal Cile, Alejandro Tobar, pada menit ke-27 setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti PSIM. Tendangan keras Tobar yang mengarah ke tengah gawang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Dedi Haryanto.

Peter M Kuoh memperbesar kemenangan Macan Muria setelah menerima umpan pendek dari Tobar saat dia berada dalam kotak penalti lawan.

Tendangan penyerang Persiku Kudus asal Liberia yang sempat dikawal ketat pemain lawan itu kembali memaksa Haryanto memungut bola dari gawangnya untuk kedua kali. Gol itu terjadi hanya berselang dua menit setelah babak kedua dimulai.

Berhenti 4 menit

Laga sempat memanas ketika beberapa pemain berupaya saling menjatuhkan saat berebut bola. Puncaknya terjadi saat pemain belakang PSIM Yogyakarta, Topas Pamungkas, terjatuh sembari memegangi kepala bagian belakang akibat lemparan benda keras dari pendukung Persiku.

Hal itu menyebabkan para pemain saling dorong dan saling menyalahkan. Sejumlah pemain Persiku berupaya meminta pendukung agar tidak mengganggu jalannya pertandingan. Insiden itu membuat pertandingan berhenti sekitar 4 menit.

Pelatih PSIM Hanafing mengatakan, PSIM memang kalah. Namun, kekalahan tersebut bukan secara teknik, melainkan mental pemain PSIM yang melorot akibat tekanan penonton dan kepemimpinan wasit.

”Terkait dengan salah satu pemain yang terkena lemparan, kami akan melaporkan kejadian tersebut secara tertulis ke Badan Liga Indonesia,” katanya.

Pelatih Persiku Riono Asnan mengemukakan, Macan Muria bermain optimal dan bersemangat. Mereka mempunyai motivasi untuk menang setelah dikalahkan PSIM, 3-1, pada putaran pertama beberapa waktu lalu.

”Hasil ini menjadi bekal dan semangat Persiku untuk menghadapi Persebaya Surabaya tanggal 3 April nanti,” katanya.(HEN/NIC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau