JAKARTA, KOMPAS.com- Harga minyak mentah Indonesia atau ICP diperkirakan akan naik sampai dengan Juni. Baru pada semester II-2012 trennya akan turun.
Demikian disampaikan Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (2/4/2012). Atas asumsi tersebut, Agus menegaskan, pemerintah tetap yakin dengan asumsi makro tentang ICP yang dipatok 105 dollar Amerika Serikat (AS) per barrel.
Asumsi tersebut merupakan perhitungan rata-rata selama setahun. Sementara ICP rata-rata selama tiga bulan terakhir terus bertahan di atas 110 dollar AS per barel.
ICP rata-rata Januari sebesar 115 dollar AS per barel. ICP rata-rata Februari sebesar 122 dollar AS per barel. Sementara ICP rata-rata Maret 128 dollar AS per barel.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang