Pendidikan

Warga Moro-Moro Bangun TPA Swadaya

Kompas.com - 03/04/2012, 15:31 WIB

MESUJI, KOMPAS.com -- Setelah berhasil membangun layanan pendidikan swadaya mulai tingkat usia dini hingga menengah pertama, warga Moro-Moro Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Lampung, mulai membangun Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA).

"Pembangunan TPA itu dilakukan secara bergotong royong oleh warga. Kami memprogramkan pembangunan TPA setelah melihat respons yang luar biasa dari anak-anak untuk belajar agama," kata Komang, dari Persatuan Petani Miskin Moro-Moro Way Serdang (PPMWS), Selasa (3/4/2012) di Mesuji.

Ia menjelaskan,TPA tersebut dirintis oleh seorang warga Moro-Moro yang baru kembali dari pesantren di Jombang, Jawa Timur. Sekitar 60 anak di kawasan sengketa tanah ini yang mengaji setiap sore.

"Saat ini kami sudah berhasil mengumpulkan material bangunan berupa bata, kayu, dan pasir. Kami mengajak masyarakat luas untuk bergabung dalam gerakan gotong-royong ini. Kami ingin anak-anak di Moro-Moro cerdas secara ilmu pengetahuan dan juga memiliki pemahaman yang baik dibidang agama," tuturnya.

Rencananya, warga setempat akan membangun dua kelas yang terintegrasi dengan mushalla, sehingga akan menjadi pusat kegiatan agama bagi anak-anak di Moro-Moro. Selama ini, akibat keberadaan mereka tidak diakui pemerintah setempat karena dianggap ilegal menempati kawasan Hutan Register 45 yang kini tengah disengketekan, warga Moro-Moro terpaksa mendirikan berbagai fasilitas pendidikan dan kesehatan secara mandiri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau