Barca Takkan Akhiri Rekor, Milan Siap Kasih Kejutan

Kompas.com - 03/04/2012, 19:09 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona tak ingin rekornya patah saat menjamu AC Milan dalam laga leg kedua babak perempat final Liga Champions di Camp Nou, Selasa (3/4/2012). Oleh karena itu, tim akan berjuang memberikan performa terbaiknya untuk mengalahkan tim lawan yang sudah tujuh kali menjuarai Liga Champions itu.

Tim berjuluk "Blaugrana" itu tak pernah kalah di kandang sendiri dalam kompetisi Eropa sejak kekalahan 1-2 dari Rubin Kazan pada bulan Oktober 2009. Penyerang Barcelona, Pedro Rodriguez, yakin timnya tak akan mengakhiri terkalahkan saat menjamu Milan.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Milan tak akan membuat hidup kami mudah, jadi kami harus memainkan permainan yang fantastis. Milan memiliki pemain yang hebat dan kami tak bisa terlalu percaya diri," ungkapnya seperti dilansir Soccernet.

Pemain berusia 24 tahun ini akan memulai permainannya di bangku cadangan karena Alexis Sanchez diturunkan untuk berpasangan dengan Lionel Messi di lini depan. Sementara itu, pelatih Pep Guardiola tampaknya ragu dengan kondisi keseharan gelandang Xavi Hernandez setelah mengalami cedera otot saat menang 2-0 atas Athletic Bilbao dalam laga Sabtu lalu.

Cesc Fabregas, yang absen melawan Athletic karena masalah punggung, diperkirakan akan menggantikan posisi Xavi di skuad utama.


Siap kasih kejutan

Sebagai tim besar yang kaya pengalaman, meski tidak difavoritkan untuk maju ke babak semifinal kompetisi tertinggi Eropa ini, AC Milan tentu tak takut dengan rekor kandang Carles Puyol dan kawan-kawan. Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengatakan timnya akan menunjukkan keberanian dan tekad yang sama saat bermain imbang 0-0 melawan Barcelona pekan lalu dalam leg pertama.

"Kami harus bermain seperti yang sudah kami lakukan di laga leg pertama dan memastikan bahwa kami tak akan kebobolan. Laga ini seperti final dan kami siap," ungkapnya.

Allegri mengatakan bahwa publik bisa saja memfavoritkan Barcelona untuk maju ke babak semifinal. Namun, pelatih berusia 44 tahun itu menegaskan, timnya bisa saja memberikan kejutan.

"Saya menganggap bahwa Barcelona adalah tim yang paling kuat. Barcelona tetap menjadi tim terbaik di dunia. Tetapi saya percaya akan ada dua atau tiga momen selama laga besok dimana tim itu (Barcelona) bergerak dan kami perlu mengartikannya dengan cerdas. Saya percaya kami dapat mencetak sebuah gol," tegasnya.

Tim berjuluk "Rossoneri" ini akan bertandang ke Spanyol setelah ditahan imbang 1-1 dalam laga terakhir di liga domestik oleh Catania, Sabtu lalu. Namun, Allegri menegaskan timnya lebih fokus di Liga Champions pada saat ini.

Gelandang Kevin Prince Boateng akan dipasang untuk mendukung serangan yang dipimpin oleh pasangan Zlatan Ibrahimovic dan Robinho. Striker asal Brasil, Alexandre Pato, juga diperkirakan akan bisa main setelah pulih dari cedera otot.

"Kemarin, Pato telah berlatih dengan tim untuk pertama kalinya dalam satu bulan ini.Saya akan mengevaluasi kondisinya hari ini sebelum saya membuat keputusan," ungkapnya.

Sementara itu, bek Alessandro Nesta dan gelandang Clarence Seedorf juga kembali ke tim utama setelah beristirahat di akhir pekan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau