3 Cara Lebih Rileks Saat "Long Weekend"

Kompas.com - 05/04/2012, 17:06 WIB

KOMPAS.com - Long weekend seharusnya bisa jadi kesempatan bagi Anda untuk beristirahat sedikit lebih lama dari kesibukan kerja. Namun, ada juga orang yang belum benar-benar memanfaatkan libur akhir pekan untuk rileks. Entah si bos yang masih saja mengirim update soal pekerjaan, atau klien yang terus-menerus mengingatkan tentang jadwal deadline pekan depan.... Gagal deh, rencana Anda untuk bermalas-malasan!

Padahal, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Occupational and Organizational Psychology, dengan berhenti total dari kesibukan kerja, produktivitas kerja pada minggu berikutnya justru bisa meningkat, lho. Oleh karena itu, agar long weekend kali ini bisa membuat Anda benar-benar rileks, ini yang harus Anda lakukan:

Buat strategi
Anda tentu tidak ingin libur akhir pekan hanya diisi mengerjakan pekerjaan rumah yang tertunda, bukan? Untuk itu, Anda harus berstrategi selama seminggu sebelum akhir pekan tiba. Buat daftar tugas berdasarkan lokasi, demikian saran Laurie Gay, konsultan gaya hidup dari New York City. Misalnya, membawa pakaian kotor ke laundry yang lokasinya searah dari perjalanan Anda ke kantor. Atau, membeli beberapa barang keperluan rumah tangga sepulang Anda dari kantor.

Tinggalkan "office mode"
"Pada permulaan akhir pekan, stres sepanjang minggu itu masih bertahan," ujar Nina Smiley, PhD, penulis buku The Three Minute Meditator. Hari pertama libur, luangkan waktu untuk meregangkan seluruh anggota tubuh Anda supaya lebih rileks. Tarik nafas dalam-dalam ketika Anda mengencangkan otot-otot tubuh Anda. Lalu, tahan diri Anda untuk tidak tergoda membuka-buka email atau pesan singkat dari rekan kerja atau klien. Jika pun ada, segera abaikan.

Rencanakan kegiatan
Bayangan untuk bepergian keluar kota mungkin kedengarannya asyik. Tapi pastikan perjalanan itu tidak malah membuat Anda kelelahan secara fisik daripada hari-hari biasa. "Jika tujuan Anda kembali dalam kondisi segar, karaoke sampai malam mungkin harus dilupakan, dan lebih baik ikut pijat ala Thai. Kalau tujuannya ingin bersantai, karaoke adalah jawabannya," ujar Gay.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau