Chelsea Akan Temukan Cara Lawan Barca

Kompas.com - 05/04/2012, 18:00 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Setelah memastikan diri untuk melaju ke babak semifinal Liga Champions, pelatih Chelsea, Roberto Di Matteo, mengaku tak sabar untuk menghadapi tim raksasa Spanyol, Barcelona. Di Matteo memastikan akan menemukan menemukan cara terbaik untuk menghadapi tim besutan Pep Guardiola itu.

"Ini akan menarik untuk memainkan dua pertandingan melawan salah satu tim terbaik di dunia. Kami akan menemukan strategi yang akan sesuai dengan pemain kami dan tim kami untuk menghadapi Barcelona," tutur Di Matteo seperti dilansir oleh Sky Sports.

Chelsea lolos ke babak beritkutnya setelah berhasil mengalahkan Benfica dengan skor 2-1 pada leg kedua babak perempat final Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (4/4/2012). Meski tidak difavoritkan, Di Matteo yakin bahwa tim berjuluk "The Blues" itu bisa membuktikan permainannya saat melawan Barca.

"Mereka jelas memiliki pemain yang merupakan ancaman besar dan sangat berbahaya, tapi kami harus memainkan permainan dan bermain dengan kekuatan kami," ungkapnya.

Pada tahun 2009 silam, Chelsea juga pernah bertemu Barcelona dalam babak yang sama di Liga Champions dan merasa tak diuntungkan oleh wasit sehingga harus pulang dengan hasil imbang. Mereka terakhir bisa mengalahkan tim Catalan itu pada Liga Champions musim 2006-07. Menanggapi hal itu, Di Matteo mengakui bahwa pertandingan nanti akan menjadi berbeda saat melawan Barca tiga tahun lalu.

"Kami telah menghadapi mereka banyak kali selama bertahun-tahun dan banyak pemain kami memiliki sejarah melawan Barcelona. Mereka pasti merasa agak sulit ketika bermain melawan mereka tiga tahun lalu," ujar pelatih sementara asal Italia itu.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau