Pilkada aceh

Koalisi NGO HAM Aceh Pantau Pilkada

Kompas.com - 05/04/2012, 19:09 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Koalisi NGO Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh dibantu 108 relawan, memantau tindak kekerasan terkait Pilkada Aceh di 18 kabupaten dan kota di Aceh.

Pemilihan di daerah-daerah itu, dilakukan secara acak dan dengan pertimbangan prediksi tingkat kekerasan di wilayah-wilayah tersebut.

"Kami memantau sejak 1 April 2012. Hanya Subulussalam, Singkil, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Simeulue yang tidak masuk dalam pemantauan Koalisi NGO HAM," ujar Evi Narti Zain, Direktur Koalisi NGO HAM Aceh dalam keterangan persnya, Kamis (5/4/2012).  

 

Pemantauan itu, kata Evi, karena terjadinya kekerasan akhir-akhir ini dalam pilkada seperti intimidasi terhadap para pendukung kandidat tertentu oleh kandidat lain, saat menghadiri kampanye.  

 

"Yang dipantau secara umum ialah pelanggaran pilkada, kode etik, dan administrasi atau pidana secara umum. Selain itu juga pelanggaran pidana khusus seperti kekerasan fisik dan nonfisik, intimidasi, atau dengan kata lain hak sosial politik pemilih," ujar Evi.  

 

Dia mengatakan, kekerasan-kekerasan yang terjadi dalam pilkada tidak diselesaikan dengan Undang-Undang Pidana melainkan Undang-Undang Pemilu. Padahal, penyelesaian dengan menggunakan Undang-Undang Pemilu hanya berlaku selama 14 hari saja.  

 

Teknis pemantauan dilakukan dengan menempatkan enam relawan di tiap daerah. Para relawan dipimpin seorang koordinator dan dibekali formulir pemantauan. Jumlahnya 108 orang.

Menurut Evi, Koalisi NGO HAM beserta anggota jaringan di kabupaten dan kota ingin mendorong tercapainya pilkada damai tanpa intimidasi dan kekerasan.  

 

Dalam pemantauan tersebut, Koalisi melibatkan sepuluh anggota jaringan yaitu PB HAM Aceh Selatan, YPK, SPKP HAM, PB HAM Pidie, LPLH, Kontras Aceh, PUSPA, PB HAM Aceh Tengah, dan PB HAM Aceh Timur, serta Citra Desa Indonesai (CDI).  

 

Selain itu, Koalisi NGO HAM Aceh juga membuka pengaduan untuk masyarakat umum terkait kasus intimidasi dan kekerasan terkait pilkada, dengan membuka SMS center di nomor 085286684580 dan e-mail pilkada @koalisi-ham.org.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau