Muamba Sudah Mulai Berjalan

Kompas.com - 06/04/2012, 00:51 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Bolton Wanderers, Owen Coyle, mengungkapkan, pemainnya Fabrice Muamba, semakin mengalami kemajuan berarti. Bahkan, ia kini sudah mulai bisa berjalan.

Muamba pingsan karena terkena serangan jantung saat bertanding melawan Tottenham Hotspur pada perempat final Piala FA pertengahan Maret lalu. Semua pihak sempat khawatir, karena dia tak bernapas dan jantungnya berhenti beberapa jam hingga harus dibantu dengan alat.

"Kini dia sudah mulai belajar melangkah, berbicara, dan mulai menunjukkan senyuman yang kami suka melihatnya. Dia mengalami kemajuan di jalur yang benar," kata Coyle.

"Dia mulai jalan kaki beberapa saat di koridor rumah sakit, meski tetap dalam perawatan intensif," tambahnya.

Sakitnya Muamba mengagetkan banyak pihak. Dia menerima dukungan dan ucapan simpati dari seluruh dunia.

"Dua pemain baru saja mengurum pesan dan terus berhubungan. Sangat menyenangkan bisa melihat senyumnya lagi dan dia semakin membaik. Kami harus menekankan bahwa masih butuh waktu lama untuk kembali ke kondisi semula. Tapi, kemajuan yang terjadi sangat memuaskan," jelas Coyle.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau