BOLTON, KOMPAS.com - Bolton Wanderers masih dikuasai roh atau spirit Muamba dalam menjalani setiap pertandingan mereka di Premier League. Manajer Fulham, Martin Jol, percaya bahwa performa pasukan Owen Coyle itu memang membaik pascainsiden pingsannya gelandang Bolton, Fabrice Muamba, di lapangan saat berhadapan dengan Tottenham Hotspur dalam perempat final Piala FA, 17 Maret lalu.
"Ini sangat membantu, terutama pada pertandingan pertama karena mereka ingin melakukannya untuk dia (Muamba). Itu memberi mereka motivasi dan mereka mendapatkan cara untuk menang, yaitu mental. Itu sebabnya saya pikir, mereka akan tampil lebih baik dari sebelumnya," ungkap Jol seperti dilansir oleh Soccernet.
Pelatih asal Belanda itu memberi bukti bahwa Bolton perlahan-lahan meninggalkan posisi tiga atau empat terbawah dalam papan klasemen sementara dengan kini mengoleksi 29 poin. Tentu, lanjutnya, Bolton tak akan tinggal diam karena mereka terus berusaha menjauhkan posisinya dari zona merah degradasi.
"Sebelum tiga kemenangan itu, mereka tidak melakukannya dengan baik, bahkan di kandang sendiri. Kami memiliki gaya tertentu ketika bermain di kandang, kami akan mengalahkan mereka dan mudah-mudahan kami bisa melakukannya saat bertandang," tambahnya kemudian.
Fulham akan bertandang ke Reebok Stadium untuk berhadapan dengan Bolton, Sabtu (7/4/2012), dalam laga lanjutan Premier League. Dari segi skuad, Jol masih belum bisa memastikan akan membawa Pavel Pogrebnyak. Pasalnya, pemain internasional Rusia itu mengalami cedera pergelangan kaki dalam kemenangan 2-1 atas Norwich, pekan lalu. Kondisinya sedang dipantau dengan intensif oleh tim medis klub. Pogrebnyak diharapkan bisa fit untuk pertandingan melawan Chelsea.
Striker Fulham lainnya, Andrew Johnson, sudah pasti akan kehilangan dua pertandingan karena cedera paha yang dialaminya. Namun, tim berjuluk "The Cottagers" itu memiliki Orlando Sa yang pulih dari cedera hamstring meski Jol belum memutuskan pilihannya antara Sa dan Marcello Trotta.
Tak boleh lengah
Sementara itu, manajer Bolton Owen Coyle mendesak timnya untuk tetap berupaya keras mendulang poin maksimum dari setiap pertandingan seperti dalam tiga pertandingan terakhir mereka.
Kemenangan beruntun atas QPR, Blackburn dan Wolves telah mengerek tim berjuluk "The Trotters" itu ke posisi 16. Bolton dituntut untuk menang mengingat performa sejumlah tim papan bawah yang juga makin baik. QPR baru saja mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1 dan Wigan membungkam Stoke City dengan dua gol tanpa balas.
"Kami harus terus melakukan apa yang perlu kami lakukan, yaitu berupaya memenangkan pertandingan. Semua tim di sekitar kami telah maju dan melakukan (pertandingan) dengan baik, yang sebenarnya tidak mengejutkan karena kami semua adalah tim yang baik," katanya.
"Kami tahu ada kualitas yang ditunjukkan di liga ini. Kami hanya harus memastikan bahwa dalam bagian kami, kami telah melakukan yang terbaik dengan mengumpulkan poin untuk membuat posisi kami aman," tuturnya kemudian.
Bek Bolton, Gretar Steinsson, dan gelandang Darren Pratley diperkirakan akan dapat dimainkan setelah cedera lutut dan kaki yang dialami masing-masing, namun pemain sayap Gregg Wylde masih belum bisa bermain karena masih menunggu persetujuan dari FIFA.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang