Balap liar

Aksi Balap Liar Makin Liar

Kompas.com - 08/04/2012, 17:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Meski sudah menjadi perbincangan sepanjang hari ini, balapan liar sepeda motor di kawasan Sunter di Jalan Danau Sunter, Jakarta Utara, masih tetap berlangsung pada Minggu (8/4/2012) sore ini sekitar pukul 17.00. Bahkan aksi tersebut makin liar dan sangat mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lain.

Dari pengamatan Kompas, pebalap liar memacu kendaraan dengan kencang tanpa helm. Motor-motor yang mereka gunakan terlihat tanpa plat nomor dengan berbagai modifikasi. Belum diketahui pasti, apakah motor-motor itu memang motor bodong atau sekadar dicopot plat nomornya.

Akibat aksi kebut-kebutan itu, pengendara lain harus ekstra hati-hati dan bahkan berhenti dan membiarkan para pembalap liar maju terlebih dahulu. Akibatnya, arus kendaraan pun menjadi tersendat.

Belum terlihat upaya aparat kepolisian sebagai penjaga keamanan dan ketertiban umum untuk menindak para pembalap liar tersebut.

Aksi balap liar di Kemayoran dan Danau Sunter menjadi perbincangan di radio sepanjang hari ini. Hal itu menyusul terjadinya aksi pengeroyokan yang diduga dilakukan pebalap liar dan atau penontonnya. Dua mobil polisi juga dirusak. Seorang dilaporkan tewas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau