Istana: SBY Tak Perlu Komentar soal PKS

Kompas.com - 09/04/2012, 13:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak perlu memberikan pernyataan langsung soal status atau keberadaan Partai Keadilan Sejahtera di sekretariat gabungan partai politik pendukung pemerintah. Parpol yang tidak mendukung rencana pemerintah dapat mengundurkan diri.

"Butir kelima code of conduct, bila memang tidak ada kebersamaan, partai bersangkutan dapat mengundurkan diri. Untuk PKS, Presiden tidak akan menyampaikan langsung, memberikan pernyataan. Tidak ada keharusan Presiden menyampaikan hal itu," kata Julian kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/4/2012).

Julian melanjutkan, sekalipun ada, pernyataan Presiden hanya berkaitan dengan rencana perombakan susunan kabinet atau reshuffle. Hal ini sejalan dengan hak prerogatif Presiden, yakni mengangkat dan memberhentikan anggota kabinet menteri.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, yang juga anggota kabinet menteri yang dekat dengan Presiden, menginginkan agar Partai Keadilan Sejahtera tetap dalam koalisi partai politik pendukung pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. PAN berharap koalisi tetap solid hingga tahun 2014, apalagi umur pemerintahan saat ini tinggal dua tahun.

"Saya ingin tidak ada yang keluar dari koalisi," kata Hatta Rajasa seusai pelantikan Pengurus Pusat Garda Muda Nasional (GMN), Minggu (8/4/2012) malam di Jakarta. Hatta mengatakan, seharusnya partai politik yang tergabung dalam sekretariat gabungan koalisi pendukung Yudhoyono-Boediono bisa tetap solid hingga Pemilu 2014.

Secara terpisah, pengamat politik Universitas Gajah Mada, Ari Dwipayana, meminta Presiden segera mengambil keputusan. "Presiden Yudhoyono jangan terus menunda waktu untuk ambil keputusan dan membiarkan dirinya tersandera hitung-hitungan politik," katanya. Presiden diminta tak khawatir dengan konfigurasi politik di parlemen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau