Siswi Hamil, Boleh Ikut Ujian Nasional

Kompas.com - 09/04/2012, 17:05 WIB

SIDOARJO, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperbolehkan siswi yang sedang hamil untuk mengikuti ujian nasional (UN) karena hal tersebut merupakan hak dari setiap siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak, termasuk untuk mengikuti UN.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Agoes Budi Tjahyono, Senin mengatakan, diperbolehkannya siswi yang hamil untuk mengikuti UN ini memang tidak sama dengan apa yang telah dinyatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Harun yang menyatakan kalau siswi hamil tidak boleh ikut UN karena merupakan bentuk kegagalan pendidikan.

"Kalau Pak Harun berkata seperti itu, ya kami persilahkan saja, karena menurut kami tidak ada larangan bagi siswi untuk tidak boleh mengikuti ujian dengan kondisi hamil," katanya usai pelantikan panitian ujian nasional di Kabupaten Sidoarjo, Senin (9/4/2012).

Ia mengemukakan, sudah menjadi hak dari setiap siswa untuk mendapatkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi, termasuk mengikuti pelaksanaan ujian nasional yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini.

"Namun demikian, kami belum mendapatkan laporan resmi dari petugas di lapangan apakah ada siswi yang hamil dan mengikuti ujian nasional pada tahun ini," ucapnya.

Ia mengatakan, para siswa tersebut memang diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian nasional, namun untuk hasilnya pihaknya tidak bisa menjamin karena hasil ujian dari setiap siswi berbeda beda.

Dukungan senada juga diberikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, M.G Hadi Sutjipto yang menyatakan kalau sudah menjadi hak siswa untuk mendapatkan kesempatan belajar, termasuk untuk mengikuti ujian nasional.

"Siswi yang sedang hamil itu sama halnya dengan siswa atau siswi yang sedang dalam pengampunan atau berada di dalam penjara, dan berhak untuk mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan ujian nasional," tukasnya.

Menurut dia, pemberian kesempatan kepada para siswa untuk mengikuti ujian nasional tersebut, merupakan hak dan harus diberikan tidak boleh ada larangan dalam bentuk apapun.

"Kami berharap siswa yang mengikuti ujian nasional pada tahun ini bisa bekerja dengan baik dan memberikan hasil terbaik, demi prestasi yang bisa diperoleh Kabupaten Sidoarjo," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau