Temuan Jasad Bayi Diselidiki

Kompas.com - 09/04/2012, 17:50 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Pihak Kepolisian Sektor Tambun menyelidiki kasus temuan jasad bayi lelaki di tempat pembuangan sampah di tepi Jalan Inspeksi Kalimalang, Pekopen RT 04 RW 05, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/4/2012).

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tambun Inspektur Satu Suwardi memaparkan, jasad bayi itu ditemukan sekitar pukul 09.00 oleh pemulung. Saat ditemukan oleh pemulung bernama Amin Komarudin (35) dan Nodan (46), jasad bayi itu terbungkus kantong plastik putih.

"Masih ada tali pusarnya," kata Suwardi, saat dikonfirmasi pada Senin sore. Temuan jasad bayi itu kemudian dilaporkan ke warga setempat yang melanjutkannya ke petugas Polri.

Suwardi mengatakan, setelah diidentifikasi, jasad bayi itu diduga baru dilahirkan dan dibuang. Belum dipastikan apakah bayi itu dibunuh kemudian dibuang, atau lahir dalam kondisi sudah meninggal dunia kemudian dibuang.

Untuk penyelidikan, lanjut Suwardi, jasad bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara R Said Sukanto di Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk otopsi dan identifikasi lanjutan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau