PSSI: Kami Siap Tanggung Jawab ke FIFA

Kompas.com - 10/04/2012, 15:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan siap mempertanggungjawabkan persoalan pemanggilan pemain yang berlaga di kompetisi Indonesian Super League (ISL) ke tim nasional.

Penanggung jawab Timnas, Bernhard Limbong mengatakan hal tersebut adalah bentuk nyata dari proses rekonsiliasi yang dijalankan oleh PSSI.

"Memang dengan adanya ini akan ada resiko. Tetapi, karena kita ingin sungguh-sungguh mengakui ISL, konsekuensinya PSSI siap bertanggung jawab dengan AFC dan FIFA," ujar Limbong saat melakukan konferensi pers di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (10/4/2012).

Limbong menambahkan, PSSI akan terus berkordinasi dengan FIFA dan AFC terkait pemanggilan ini. Ia yakin, jika kedua organisasi sepak bola Internasional tersebut melihat hal ini adalah proses rekonsiliasi yang dilakukan PSSI, Indonesia tidak akan dikenakan denda.

"Kita tentu tidak asal memanggil. Kita akan tetap berkoordinasi. Kita harapkan mereka mempercayakan ini semua kepada kita. Apalagi, ini semua adalah amanat kongres PSSI yang disetujui FIFA," kata Limbong.

Larangan pemain ISL membela timnas ini mencuat pada akhir tahun lalu setelah munculnya persoalan dualisme kompetisi.

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin mengatakan larangan tersebut ditetapkan pihaknya karena berpengang aturan Statuta FIFA pasal 79.

"Pasal 79, FIFA mengatakan, kalau Anda pakai pemain (di luar kompetisi resmi), Anda akan kena denda," kata Djohar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau