Milner: Gelar Tak Hanya Ditentukan Uang

Kompas.com - 11/04/2012, 01:46 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Gelandang Manchester City, James Milner, mengatakan, timnya masih butuh waktu untuk meraih gelar. Bahkan, pemain berusia 26 tahun tersebut menilai, hanya dengan mengandalkan uang City tidak akan meraih gelar juara. Gelar tersebut bisa diraih dengan kondisi tim yang sudah menyatu.

"Tim ini telah mendatangkan banyak pemain bintang. Namun, butuh waktu untuk menyatukannya. Tentunya, mereka datang dari luar negeri dan klub lain. Dibutuhkan proses pembentukan untuk menjadi sebuah tim," ungkap mantan pemain Aston Villa tersebut.

"Kami telah bermain di musim ini dan masih berjuang sampai akhir sebagai tim agar dapat berkembang. Anda harus bekerja keras dan bersama-sama selama beberapa tahun. Mudah-mudahan kami akan terus berjuang menjadi tim yang utuh dan menuju kejayaan sebagai sebuah klub," tuturnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, City memang terus memantapkan posisinya di puncak klasemen. Namun, saat ini mereka harus puas merelakan posisi teratas kepada Manchester United (MU) dan harus duduk di posisi kedua klasemen sementara dengan 71 poin. Mereka sudah terpaut delapan poin dari MU yang memuncaki klasemen. Bahkan, peluang anak asuh Roberto Mancini untuk merasakan manisnya gelar musim ini hampir tertutup.

Ketika ditanya masalah tersebut, Milner mengakui jika "Setan Merah" merupakan tim yang kuat yang memiliki mental juara dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Namun, ia menegaskan, timnya belum menyerah dalam memperebutkan gelar Premier League dan akan terus berjuang sampai akhir.

"MU jelas tim kuat. Dalam 20 tahun terakhir, 'Setan Merah' memiliki kemampuan untuk terus meraih kemenangan dan tahu bagaimana caranya tetap berada dalam jalur juara. Tapi, kami belum habis dan akan terus berjuang sampai akhir," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau