Geng motor

Pembunuh Klasi 1 Arifin Ditangap

Kompas.com - 11/04/2012, 12:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap Joshua Raynaldo Radja Gah (21), warga Koja, Jakarta Utara. Pria ini disangka membunuh Kelasi 1 Arifin Siri (25), anggota TNI AL pada Sabtu malam lalu. Selain Joshua, polisi saat ini masih mengejar tersangka lainnya.

"Dia ditangkap tim khusus Polda, Senin lalu. Saat ini masih dilakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya. Tersangka yang ditangkap ini adalah pelaku penusuk Kelasi 1 Arifin," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Rabu (11/4/2012) siang.

Menurut Rikwanto, korban dikeroyok dan dibunuh pelaku dan teman-temannya di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara pada Sabtu (31/3/2012) sekitar pukul 03.30. Saat itu korban bersama temanya berboncengan motor melintas di jalan tersebut.

Saat itu keduanya melihat tersangka bersama beberapa orang mencegat truk-truk yang melintas. Kedua anggota TNI AL itu menegur para pelaku. Yang ditegur tidak terima, lalu mengeroyok keduanya. Kelasi 1 Arifin, yang tinggal di Jalan Gunung Sahari, Senen, Jakarta Pusat, ditusuk, dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Barang bukti yang disita dari tersangka dan dari tempat kejadian antara lain satu bilah sangkur hitam, pecahan beling botol, batu berlumuran darah (batu dan pecahan batu bata merah), tiga pecahan bambu, satu batang balok, dan satu pecahan kaca helm warna putih bercak darah.

Selain mengeroyok Arifin, kelompok geng motor yang sama diduga melakukan pengeroyokan di Pademangan dan Jalan Danau Sunter Utara.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau