Ahok: Saya Ini Orang Indonesia Asli

Kompas.com - 11/04/2012, 17:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Gerindra yaitu Basuki Tjahaja Purnama menekankan bahwa sudah bukan zamannya lagi membedakan seseorang dari suku, ras atau agama.

"Saya tidak suka ada perbedaan pribumi dan non pribumi. Sudah ada undang-undangnya kalau semua itu orang Indonesia. Saya ini orang Indonesia asli," tegas Ahok, sapaan akrab Basuki Tjahaja Purnama, ketika bersilaturahmi dengan Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (Petir) di Kota, Rabu (11/4/2012).

Ia mengungkapkan bahwa apa pun suku, ras dan agama mempunyai hak yang sama untuk memberikan kontribusi yang baik pada Jakarta. Sehingga ia menekankan agar hal semacam itu jangan dijadikan masalah. "Mau Tionghoa, Jawa, Betawi itu sama. Jangan berpikir jadul, ini zaman udah berubah. Tidak ada beda Tionghoa dan non Tionghoa. Jangan lihat saya punya warna kulit tapi lihat teruji atau tidaknya," jelas Ahok.

Ia juga mengatakan bahwa jangan memilih gubernur dan wagub hanya berdasarkan alasan persamaan ras, suku dan agama. Namun harus mempertimbangkan yang sudah baik teruji karena Pilkada DKI Jakarta 2012 ini adalah pertaruhan untuk lima tahun ke depan. "Jangan karena Tionghoa terus pilih saya. Beneran deh. Tapi lihat baik-baik. Karena kalau nggak bisa menderita lima tahun ke depan," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau