BNPB Belum Bisa Pastikan Jumlah Korban Gempa Aceh

Kompas.com - 11/04/2012, 21:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana masih terus mengumpulkan data korban dan kerusakan akibat gempa bumi di Aceh dan sekitarnya, Rabu (11/4/2012). Pengumpulan data ini terkait dengan terputusnya jaringan komunikasi dan listrik di Aceh dan sekitarnya.

"BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) belum dapat memastikan jumlah korban dan kerusakan. Kami masih terus mendatanya. Paling cepat besok pagi kami akan sampaikan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho pada jumpa pers di kantor BNPB, Jakarta, Rabu malam.

Selain itu, Sutopo mengatakan, kendala lain yang menyebabkan pihaknya belum dapat memastikan jumlah korban dan kerusakan adalah wilayah terdampak yang luas. Gempa yang terjadi pada sore menjelang malam ini semakin membatasi ruang gerak relawan BNPB dalam melakukan pendataan.

Sementara itu, terkait kepanikan dan kemacetan yang terjadi di wilayah gempa, utamanya di Simeulue, menurut dia, hal tersebut wajar. Hal itu, lanjutnya, tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara lain, termasuk Jepang. "Kepanikan dan kemacetan terjadi karena semua warga melarikan diri," kata Sutopo.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, dirinya telah berkomunikasi dengan panglima daerah militer dan pejabat terkait lainnya. Menurut laporan yang diterima Presiden, hingga Rabu sore, tak ada korban jiwa dan kerusakan berarti akibat gempa tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau