Pilkada dki

Jokowi-Ahok Solid Pimpin Jakarta

Kompas.com - 13/04/2012, 16:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Gerindra yakni Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama mengaku sudah cocok satu sama lain untuk memimpin Jakarta.

"Ya, jangan sampe pecah di tengah jalan. Tapi saya yakin nggak lah. Sekarang gimana mengatur dan membagi tugasnya saja," kata Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, ketika berkunjung ke redaksi Kompas.com, Sabtu (31/3/2012).

Menurut Jokowi, konflik antara kepala daerah dan wakilnya ini biasa disebabkan oleh ada kepentingan lain di balik tugas yang dijalankan. "Ya sekarang gini, misalnya ada program yang dimainin terus ada feenya dan kepala daerah nggak bagi ke wakilnya, pasti jadi masalah itu. Itu awalnya konflik," kata Jokowi.

"Jadi jangan gitu lah. Kerja ya kerja aja. Malah nanti kalau Pak Ahok mau 80 persen kerjain tugas, saya kasih aja. Malah enak saya," ujar Jokowi sambil tersenyum.

Sementara dijumpai terpisah, Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok menuturkan bahwa sewaktu berjumpa dengan Jokowi di Solo, dirinya sempat membicarakan perihal pembagian tugas nanti jika terpilih menduduki tampuk DKI-1 dan DKI-2.

"Mas Jokowi bilang, mau 80 persen juga saya kasih. Waduh, kalau gitu ya saya mending 20 persen aja," kenang Ahok sambil tertawa.

Senada dengan yang diungkapkan Jokowi, pembagian tugas saat memimpin akan disesuaikan. Konflik juga tidak akan ada jika kepala daerah dan wakilnya tidak saling berebut kepentingan di balik program yang dijalankannya.

"Sudah. Jangan ada kepentingan apa-apa. Saya juga yakin berpasangan dengan Jokowi. Karena sudah ada bukti Mas Jokowi dengan pasangannya di Solo selama dua periode tetap berjalan baik dan tidak ada masalah pembagian tugas atau apapun," kata Ahok.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau