BANJARMASIN, KOMPAS.com- Meski tidak ditemukan kunci jawaban soal ujian nasional, pihak sekolah tetap mengingatkan para siswa untuk tidak terjebak dan memercayai masalah itu. Kepala SMAN 2 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, M Marwani, Senin (16/4/2012), mengatakan, sebelum UN dilaksanakan pihaknya sudah sering mengingatkan para siswa untuk tidak percaya karena kunci itu adalah palsu.
"Saya sampaikan kepada anak-anak, termasuk juga pengawas, bila kunci itu palsu. Itu usaha orang tidak bertanggung jawab untuk menjerumuskan masa depan siswa. Jadi lebih baik dikerjakan sendiri berdasar kemampuan masing-masing," ujarnya.
UN tahun ini diikuti 285 siswa SMAN 2 Banjarmasin. Sebelum ujian, pihak sekolah telah melakukan sejumlah langkah untuk mendukung kesiapan siswa. Langkah itu di antaranya pengayaan materi, salat hajat bersama, dan kunjungan ke pantai jompo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang