Pilkada dki

Foke Janjikan 12.000 Guru Honorer Jadi CPNS

Kompas.com - 16/04/2012, 15:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada tahun 2012 ini, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengungkapkan akan mengangkat sekitar 12.000 guru dan tenaga honorer untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

"Ada 12.000 tenaga pendidik honorer yang akan diproses untuk mendapatkan status CPNS," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, usai melakukan inspeksi dadakan Ujian Nasional (UN) ke beberapa sekolah tingkat menengah atas, Senin (16/4/2012).

Bahkan ia mengungkapkan bahwa separuh dari 12.000 yang akan diangkat menjadi CPNS, pada akhir tahun ini akan diproses menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Akhir tahun ini, ditargetkan setengah dari 12.000 itu akan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)," tutur Foke.

Tidak hanya itu, Foke juga menjanjikan bahwa sekitar 12.000 lebih pelajar akan mendapat beasiswa dari Yayasan Beasiswa Jakarta. Sehingga semakin banyak generasi muda di Jakarta yang tetap melanjutkan sekolah.

"Kami sudah berikan beasiswa pada 11.000 pelajar hampir putus sekolah pada tahun lalu. Tahun ini, akan kami berikan sekitar 12.000 lebih, hampir 13.000 lah. Jadi tidak ada cerita tidak mampu bersekolah lagi," kata Foke.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau